By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
MediaInternasional.comMediaInternasional.comMediaInternasional.com
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Posts
    • Post Layouts
    • Gallery Layouts
    • Video Layouts
    • Audio Layouts
    • Post Sidebar
    • Review
      • User Rating
    • Content Features
    • Table of Contents
  • Pages
    • Blog Index
    • Contact US
    • Search Page
    • 404 Page
    • Customize Interests
    • My Bookmarks
  • Join Us
Reading: BNSP Turut Hadir: RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Standar Baru Tingkatkan Kualitas Industri Keuangan
Share
Font ResizerAa
MediaInternasional.comMediaInternasional.com
Search
  • Home
    • Home News
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
  • Bookmarks
    • Customize Interests
    • My Bookmarks
  • More Foxiz
    • Blog Index
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
MediaInternasional.com > Blog > NEWS > BNSP Turut Hadir: RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Standar Baru Tingkatkan Kualitas Industri Keuangan
NEWS

BNSP Turut Hadir: RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan, Standar Baru Tingkatkan Kualitas Industri Keuangan

admin
Last updated: 09/07/2024 01:23
admin Published 09/07/2024
Share
RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan
SHARE

MEDIAINTERNASIONAL.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Konvensi Nasional Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) Bidang Manajemen Risiko Perbankan di Double Tree Hotel, Surabaya (8/7/24).

Konvensi ini bertujuan untuk mendapatkan tanggapan final dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri, asosiasi, lembaga pendidikan, pelatihan, dan lembaga sertifikasi terkait, mengenai standar kompetensi yang akan digunakan untuk meningkatkan kualitas SDM dan kinerja industri jasa keuangan.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, Kepala OJK Institut, Agus Sugiarto, Direktur Perencanaan Pengembangan SDM, Ni Nyoman Puspani, Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (OJK Provinsi Jawa Timur), Dedy Patria, serta ketua dan wakil ketua tim perumus dan tim verifikasi RSKKNI, Adhiputra Tanoyo, Grandhis Helmi, Anita Faisal, dan Jerry Marmen.

Dalam sambutannya, NS. Aji Martono, Anggota Komisioner BNSP menekankan pentingnya standar kompetensi untuk menciptakan tenaga kerja yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global.

“Bonus demografi yang kita miliki membawa Indonesia berada pada mega-tren dunia, sehingga wajar jika berbagai lembaga kredibel internasional memproyeksikan Indonesia akan menjadi salah satu negara maju,” ujar Aji.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional yang terus berkembang, termasuk di sektor keuangan.

“Sistem ini mengatur kewajiban tenaga kerja di bidang ini untuk memiliki bukti kompetensi kerja dalam bentuk sertifikat kompetensi profesi, khususnya di bidang Manajemen Risiko Perbankan.

Pengembangan sumber daya sertifikasi di sektor keuangan harus terus dilakukan untuk memastikan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus Sugiarto, Kepala OJK Institut, menyatakan bahwa industri keuangan saat ini berada dalam era digitalisasi yang cepat.

“Era ini mengharuskan para pelaku usaha jasa keuangan untuk selalu berinovasi dan mengikuti perkembangan.

Dengan adanya RSKKNI, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas,”.

Selain itu pentingnya RSKKNI untuk memastikan bahwa industri keuangan memiliki SDM yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Konvensi nasional ini merupakan forum bagi kita semua untuk mereview dan mengkoreksi hal-hal yang prinsip agar RSKKNI yang disahkan dapat menjadi acuan yang tepat,” ujar Agus.

Setelah forum ini, dokumen RSKKNI yang telah disusun akan diserahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja RI.

“Kami akan terus memberi dukungan dan merespons yang terbaik atas upaya-upaya tersebut,”.

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka konvensi nasional tersebut, Mirza Adityaswara menyampaikan harapannya agar konvensi nasional ini dapat menghasilkan dan memastikan mutu kompetensi tenaga kerja di sektor keuangan, terutama pada bidang Manajemen Risiko Perbankan, yang berdaya saing global.

“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa meridhoi dan memberkahi semua langkah usaha kita,” tutup Mirza.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas SDM di sektor jasa keuangan Indonesia, memastikan bahwa tenaga kerja di bidang ini memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar internasional.

You Might Also Like

Rumah Karya Sjuman kembali menghidupkan Nutcracker in Jazz

Majalah EKSEKUTIF dan MATRA Sebagai Media Patner Sejak 20 Tahun Java Jazz

Kapolda Kalsel Sambut Audiensi HMI Provinsi Kalsel, Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Majalah MATRA dan Majalah EKSEKUTIF Edisi Cetak Terus Terbit di 2025

BNSP Serahkan Sertifikat Kompetensi Halal ke 60 WNA dari LHLN, Kolaborasi Internasional Halal

TAGGED:BNSPManajemen Risiko PerbankanRSKKNI
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?