Yuk, kenali 5 penyebab jantung berdebar ini


KONTAN.CO.ID – Tak hanya serangan jantung, penyebab jantung yang berdegup cepat dan tiba-tiba juga bisa karena faktor lainnya. Agar Anda tak langsung panik, penyebab jantung berdebar berikut ini perlu Anda perhatikan.

Tujuannya, agar pengobatan yang tepat bisa dilakukan. Berikut penyebab jantung berdebar:

Stres

Mengutip dari Self.com, stres karena suatu hal bisa menyebabkan jantung Anda berdebar. Saat bertemu dengan sesuatu yang memicu stres, sistem saraf dan kelenjar adrenal akan memproduksi banyak adrenalin.

Reseptor jantung menerima stimulus itu dengan mempercepat detak jantung. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mencoba untuk mengatur napas terlebih dahulu.

Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, kemudian embuskan lagi melalui hidung. Ulangi cara bernapas ini beberapa kali hingga kondisi Anda menjadi terasa lebih baik.

Baca Juga: Sakit dada sebelah kiri sering Anda alami? Ini penyebabnya

Kafein

Penyebab jantung berdebar lainnya adalah saat Anda mengonsumsi kafein terlalu banyak. Setiap orang memiliki toleransi kafein yang berbeda.

Jumlah kafein yang sedikit pun mampu membuat jantung Anda berdegup lebih cepat karena Anda sensitif terhadap hal tersebut.

Biasanya, orang dewasa bisa mengonsumsi 400 mg kafein tiap hari. Agar kondisi jantung Anda tak semakin bermasalah, Anda bisa mulai mengurangi konsumsi kafein sedikit demi sedikit.

Jika cara itu masih belum menunjukkan efek, Anda bisa berkonsultasi pada dokter.

Tak cukup tidur

Salah satu penyebab jantung berdebar adalah tak cukup tidur.

Melansir dari Self.com, waktu tidur yang tak terpenuhi bisa menyebabkan jantung berdegup lebih cepat. Saat tubuh tak memiliki waktu istirahat yang cukup, Anda cenderung memiliki hormon adrenalin yang lebih tinggi di pagi hari.

Karen aitu, usahakan untuk tidur selama tujuh hingga sembilan jam tiap malam.

Baca Juga: 6 Penyebab sakit dada sebelah kanan yang perlu diwaspadai

Anemia

Penyebab jantung berdebar selanjutnya adalah anemia. Tubuh yang kekurangan sel darah merah, hemoglobin, atau protein dengan zat besi tinggi menyebabkan beberapa bagian tubuh tak mendapat cukup oksigen.

Hasilnya, jantung perlu bekerja lebih ekstra untuk memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh bagian tubuh. Selain jantung yang berdebar, anemia juga menyebabkan gejala lain, seperti pusing, sakit kepala, dan kulit yang memucat.

Hamil

Wanita yang sedang hamil juga bisa merasakan jantung yang berdetak lebih cepat. Soalnya, jantung bekerja lebih keras untuk pertumbuhan dan perkembangan kehamilan yang lebih baik.

Hal itu merupakan kondisi yang normal. Namun, jika tak yakin, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter.

Editor: Belladina Biananda



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Restoran Indonesia di Saudi Bertahan Menunggu Jemaah  

Rab Okt 14 , 2020
VOA —  Setelah vakum tujuh bulan, Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah. Belum jelas, kapan jemaah Indonesia bisa kembali ke Saudi. Tetapi dibukanya kembali Makkah dan Madinah disambut baik dua pengusaha rumah makan Indonesia di Jeddah: Balado dan Wong Solo. Anjasmoro mengatakan, “Mungkin syok di bulan-bulan pertama itu. Sampai kapan? Sementara target utama kita sebelumnya jemaah umrah. Sedangkan umrah sendiri masih belum tahu sampai kapan akan dibuka.” Suasana Restoran Balado […]