Warning: Creating default object from empty value in /home/u8477442/public_html/mediainternasional.com/wp-content/plugins/newsmax-core/lib/redux-framework/inc/class.redux_filesystem.php on line 28
Warga Tibet di Pengasingan India Memilih Pemerintah Baru – Media Internasional

Warga Tibet di Pengasingan India Memilih Pemerintah Baru


Para pemilih mengenakan masker, dan menjaga jarak serta menggunakan sanitizer ketika memberikan suaranya.

Para sukarelawan membagi-bagikan masker dan mengukur suhu tubuh para pemilih. Yang lainnya membantu pemilih lanjut usia membetulkan kesalahan pada formulir.

Dalam pemilu putaran pertama ini, dua kandidat untuk jabatan puncak presiden serta 90 anggota parlemen akan diperebutkan.

Lobsang Sangay pemimpin politik Tibet yang masa jabatan kedua dan terakhirnya akan segera berakhir mengatakan, “Tibet berada dalam pendudukan tapi warga Tibet di pengasingan bebas. Mendapat kesempatan kami lebih memilih demokrasi.”

Pemerintah Tibet di pengasingan yang dibentuk pada tahun 1959 yang sekarang disebut Pemerintahan Pusat Tibet memiliki cabang Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif dimana para calon presiden dipilih berdasarkan suara terbanyak sejak 2011.

Hasil-hasil pemilu putaran pertama diperkirakan akan diumumkan bulan depan.

Lobsang Sangay, PM Tibet di pengasingan di India (foto: dok).

Lobsang Sangay, PM Tibet di pengasingan di India (foto: dok).

Lobsang Sangay kembali mengatakan, “Ini merupakan momen dan peristiwa bersejarah meskipun kami di pengasingan, meskipun kami pengungsi di Asia Selatan tapi kami melaksanakan hak mendasar kami. Bahu membahu Bersama negara-negara demokratis lainnya di seluruh dunia.”

Pemilu putaran kedua dan terakhir akan dilaksanakan pada 11 April 2021.

China tidak mengakui pemerintahan Tibet di pengasingan dan menuduh Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet di pengasingan ingin memisahkan diri dari China.

Dalai Lama menolak tuduhan separatis dan mengatakan ia hanya menganjurkan otonomi dan perlindungan terhadap budaya Budha di kawasan itu. Sekitar 140 ribu warga Tibet kini tinggal di pengasingan terutama di India.

India menganggap Tibet sebagai bagian dari China meskipun menampung warga Tibet yang mengasingkan diri. [my/jm]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penutupan Wilayah Ketat Mungkin akan Diberlakukan di Inggris

Sen Jan 4 , 2021
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson hari Minggu (3/1) memperingatkan, penutupan wilayah yang lebih ketat di Inggris kemungkinan besar akan diberlakukan, karena negara itu digoncangkan oleh perebakan virus corona jenis baru yang menyebabkan tingkat infeksi mencapai rekor tertinggi. Namun Johnson menegaskan, dirinya tidak meragukan bahwa sekolah-sekolah aman dan mendesak orang tua agar mengirim anak-anak mereka kembali ke kelas di daerah di mana pembukaan sekolah dimungkinkan. Serikat guru menyerukan sekolah agar beralih […]