Warga Afghanistan Khawatir Tentang Penarikan Pasukan Asing


Hari yang dilalui Noor Ahmed di Kabul sama seperti hari lainnya. Ia menggoreng sambosa, makanan khas penduduk setempat. Ia berharap bisa menjualnya untuk berbuka puasa selama Ramadan. Ia tidak peduli apakah pasukan asing tetap berada di Afghanistan atau pergi.

“Mundurnya tim tidak akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari kami. Tidak ada orang Amerika atau orang asing yang membeli makanan saya, pembelinya hanya orang Afghanistan. Sejauh ini, semuanya berjalan seperti biasa, “kata Noor Ahmed.

Amerika dan sekutunya secara resmi mulai menarik pasukan dari Afghanistan dan menyerahkan urusan pengamanan kepada mitranya di Afghanistan.

Sebagian warga seperti Ahmad, tidak peduli. Tetapi langkah penarikan pasukan itu telah mengejutkan sebagian besar masyarakat.

Mehbooha salah seorang dari banyak perempuan muda Afghanistan sudah menyaksikan perubahan besar dalam hidup mereka tanpa Taliban. “Saat ini, semua perempuan Afghanistan prihatin, sangat prihatin. Kami berharap komunitas internasional akan melakukan sesuatu untuk melindungi kami. Kami takut segala sesuatunya akan kembali seperti masa lalu,” komentarnya.

Suasana di Salon Kecantikan Ms. Sadat di Kabul, Afghanistan, Minggu, 25 April 2021.

Masa lalu itu, ketika Taliban memerintah Afghanistan dan perempuan hanya memiliki sedikit hak. Sejak itu, Afghanistan telah membuat kemajuan besar. Afghanistan baru tanpa Taliban ditandai dengan banyaknya pilihan media dan hiburan, serta jumlah besar kaum muda dan perempuan pekerja yang lulus perguruan tinggi.

Komunitas internasional berjanji untuk tetap terlibat dengan negara itu setelah pasukan asing keluar.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pemerintah dan pasukan keamanan Afghanistan. Pembicaraan damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan terhenti. Keyakinan warga terhadap pasukan keamanan Afghanistan dan kemampuan mereka untuk melawan Taliban juga rendah.

Banyak orang, termasuk pejabat senior AS, khawatir pertempuran akan meningkat dan membuat kota-kota rentan terhadap pengambilalihan Taliban.

Pemerintah sedang berupaya meredakan kekhawatiran itu. Minggu lalu, pemerintah mengajak kantor-kantor media tur ke pangkalan pasukan operasi khusus, lengkap dengan tembakan dari senjata dan tank.

Jenderal Haibatullah Alizada, Komandan Pasukan Khusus Afghanistan mengatakan, “Kami memperkirakan hal yang sama, pertempuran, pertempuran yang tegang, tapi kami siap untuk itu. Ini negara kami. Kami akan berperang sampai akhir dan akan melenyapkan teroris ini dari Afghanistan.”

Penyerahan pangkalan militer AS di Helmand kepada pasukan Afghanistan, 2 Mei 2021. (Courtesy: Maiwand Corps).

Penyerahan pangkalan militer AS di Helmand kepada pasukan Afghanistan, 2 Mei 2021. (Courtesy: Maiwand Corps).

Ucapan itu bagi banyak warga terutama kaum muda, dianggap keras namun tidak banyak menghibur. Banyak yang mengatakan penyelesaian politik yang dirundingkan dengan Taliban kemungkinan akan mengarah pada penurunan hak yang diperoleh selama dua dekade terakhir.

Yang paling buruk, mereka takut akan kembali ke tahun 1990-an ketika perang saudara selama bertahun-tahun menyebabkan militer Taliban mengambil alih Kabul.

Ketika warga menjalani kehidupan sehari-hari, berjalan-jalan, berbelanja untuk Idul Fitri, situasi normal di sana tampak menyembunyikan kekhawatiran sebuah negara yang cemas tentang masa depannya. [my/lt]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Anggur Prancis yang menghabiskan lebih dari satu tahun di orbit di Stasiun Luar Angkasa Internasional bisa mendapatkan $ 1 juta di lelang | Berita Inggris

Sel Mei 4 , 2021
Sebotol anggur yang menghabiskan lebih dari setahun mengorbit Bumi di Stasiun Luar Angkasa Internasional telah disiapkan untuk dijual. Anggur Prancis, bernama Petrus 2000, adalah satu dari 12 botol dikirim ke luar angkasa pada November 2019 oleh para peneliti yang berharap untuk mempelajari lebih lanjut tentang potensi “pertanian ekstra-terestrial”. Anggur kembali 14 bulan kemudian, dengan rasa yang diubah secara halus tetapi lezat, menurut para ahli. Gambar: Dua belas penikmat anggur ambil […]