Wali Kota Mexico City: Kecelakaan Metro Akan Diinvestigasi


Sebuah ruas jembatan rel layang di Mexico City runtuh, menyebabkan satu rangkaian gerbong kereta bawah tanah jatuh menimpa jalan yang ramai hari Senin malam (3/5), menewaskan sedikitnya 23 orang, kata para pejabat kota.

Wali Kota Claudia Sheinbaum mengatakan para petugas darurat masih mencari penyintas, dan menjanjikan investigasi penuh.

Video memperlihatkan sebuah mobil terperangkap di bawah reruntuhan, dengan puluhan petugas penyelamat menyisir puing-puing. Jembatan layang itu berada pada ketinggian lima meter di atas jalan di bagian selatan Mexico City.

Polisi memblokir akses ke lokasi kecelakaan kereta bawah tanah setelah bagian Jalur 12 kereta bawah tanah runtuh di Mexico City, Rabu, 4 Mei 2021. (REUTERS)

Polisi memblokir akses ke lokasi kecelakaan kereta bawah tanah setelah bagian Jalur 12 kereta bawah tanah runtuh di Mexico City, Rabu, 4 Mei 2021. (REUTERS)

Ratusan polisi dan petugas pemadam kebakaran menutup lokasi kejadian di sisi selatan Tlahuac, sementara teman-teman dan kerabat orang-orang yang diduga menumpangi kereta itu berkumpul di luar pembatas keamanan.

Keruntuhan itu terjadi di jalur terbaru kereta bawah tanah, Jalur 12, yang membentang hingga ke ujung selatan kota itu.

Seperti banyak di antara selusin jalur kereta bawah tanah, jalur ini berada di bawah tanah melalui daerah tengah kota berpenduduk sembilan juta orang itu. Tetapi kereta kemudian keluar melalui jembatan layang di kawasan pinggir kota. [uh/ab]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lebanon, Israel Lanjutkan Pembicaraan Soal Perbatasan Maritim

Sel Mei 4 , 2021
Setelah jeda hampir enam bulan, Lebanon dan Israel, Selasa (4/5), melanjutkan pembicaraan tidak langsung yang ditengahi AS mengenai perbatasan laut mereka yang disengketakan. Pembicaraan itu dilanjutkan setelah pemerintah baru AS mengambil alih posisi itu. Lebanon telah semakin tenggelam ke dalam krisis ekonomi dan keuangan yang dimulai pada akhir 2019 sebagai akibat dari korupsi yang merajalela selama puluhan tahun dan pertikaian politik. Negara kecil di Laut Tengah itu sangat ingin menyelesaikan […]