Virus corona makin menggila di Malaysia, kasus baru hampir 700


ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker pelindung terpantul di kaca saat mereka berjalan di luar toko, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Kuala Lumpur, Malaysia, 2 Oktober 2020.

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID – KUALA LUMPUR. Malaysia pada Selasa (6/10) melaporkan 691 kasus baru virus corona, lompatan harian terbesar sejak pandemi melanda negeri jiran.

Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan, tambahan kasus baru pada Selasa (6/10) membawa total infeksi virus corona di negara tersebut menjadi 13.504.

Melansir Channel News Asia, ada empat kematian tambahan pada Selasa (6/10), menjadikan total orang meninggal akibat virus corona di Malaysia menjadi 141 orang

Dari infeksi anyar virus corona, menurut Kementerian Kesehatan Malaysia, tiga merupakan kasus impor. Sedangkan sisanya kasus penularan secara lokal.

Baca Juga: Malaysia laporkan 432 kasus baru virus corona, rekor harian tertinggi

Lebih dari separuh kasus baru tercatat di Kedah. Dari 397 infeksi yang terkonfirmasi di negara bagian itu, 394 adalah bagian dari klaster Penjara Tembok yang telah diisolasi.

“Artinya, mereka dipisahkan dari masyarakat umum,” kata Kementerian Kesehatan Malaysia.

Kelompok kasus baru terbesar berikutnya, yang terdiri dari 219 infeksi, tejadi di Negara Bagian Sabah bagian Timur, di mana beberapa kelompok dikaitkan dengan pemilihan umum baru-baru ini.

Perdana Menteri Malayasi Muhyiddin Yassin mengatakan dalam pidatonya yang disiarkan langsung di televisi pada Selasa (6/10), dia tidak menyangkal pemilihan umum di Sabah berkontribusi pada lonjakan kasus.

Tetapi, ia menambahkan, pemilihan umum “harus berlangsung 60 hari setelah pembubaran Majelis Negara Bagian Sabah”.

 





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Taiwan Bertekad Tidak Akan Mundur Hadapi Intimidasi China

Sel Okt 6 , 2020
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan Taiwan tidak akan mundur sedikitpun dalam membela diri, sementara pulau itu melipatgandakan operasi jet-jet tempurnya untuk menghalau aksi-aksi China yang tidak dikehendaki. China memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan telah bersumpah akan menguasainya suatu hari, dan jika perlu dengan kekerasan, meskipun pulau itu telah memerintah sendiri selama tujuh dekade terakhir. Dalam laporannya ke parlemen, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, jet-jet tempurnya telah terbang lebih dari 4.100 […]