Tower 8 Flat Isolasi Mandiri Dibuka Besok – Berita Terkini



Graha BNPB Jakarta 28 September 2020 – Tower 8 Flat Isolasi Mandiri, letaknya tak jauh dari RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, rencananya akan dibuka pada hari Selasa (29/9) besok. Menyusul Tower 4 dan Tower 5 yang sudah beroperasi lebih dulu, tower dengan kapasitas 1.500 tempat tidur ini sudah memasuki tahap penyelesaian pada hari Senin ini.

Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono dalam talkshow “Update Wisma Atlet: Pembukaan Tower 8 Flat Isolasi Mandiri” di Media Center Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada hari Senin (28/9) pagi mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terakhir di Tower 8 Flat Isolasi Mandiri. 

“Kalau proses finalisasi selesai malam ini maka malam ini juga bisa menerima pasien. Tapi paling tidak besok sudah dibuka,” ujar dr. Tugas Ratmono. 

Jenderal bintang dua yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Pusat Kesehatan TNI ini mengatakan berdasarkan data trend pasien Covid-19 yang bergejala ringan, sedang, atau tanpa gejala atau OTG hari perharinya meningkat. Namun RS Darurat Covid-19 masih bisa menampung. 

Meski begitu, sesuai arahan Ketua Satgas Covid-19, pihaknya betul-betul mempersiapkan Flat Isolasi Mandiri. Selain Tower 4 dan Tower 5, “Kami menambah satu lagi, Tower 8,” tambah dr. Tugas Ratmono.

Dalam acara dialog itu dr. Tugas Ratmono menunjukkan pada hari ini data pasien 226 orang keluar dan masuk di bawah 100 pasien untuk Flat Isolasi Mandiri. Sementara untuk Tower 6 dan 7 RS Darurat Covid-19 perbandingan masuk dan keluar hampir sama. 

“Kapasitas hunian di RS Darurat Covid-19 dan Flat Isolasi Mandiri, Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, masih tinggi. Sekitar 80 persen,” papar dr. Tugas Ratmono.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Fify Mulyani via Zoom menyebutkan hotel-hotel yang menjadi tempat isolasi mandiri di ibukota khusus merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG sudah dibuka. 

Ia menjelaskan dua hotel itu adalah terletak di kawasan Mangga Dua dan Mangga Besar. Untuk hotel di Mangga Dua dikhususkan bagi pasien OTG di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Sedangkan hotel di Mangga Besar untuk merawat pasien wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. 

“Kami membagi ini hanya mem-buffer saja dan fasilitas ini sebagai cadangan Flat Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta,” kata dr. Fify Mulyani. 

Ia menambahkan dua hotel tersebut disiapkan pemerintah pusat, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, secara gratis. Rencananya ada 18 hotel yang disiapkan. 

“Kami sebagai surveilance dan koordinasi yang dibangun dengan pemerintah pusat. Kalau memang di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta kondisinya full baru nanti dialihkan ke hotel-hotel,” jelas dr. Fify Mulyani.

(STPC19/AHM/VJY)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

500 Ditangkap dalam Protes-protes Akhir Pekan di Belarus

Sel Sep 29 , 2020
Polisi di Belarus menangkap 500 demonstran pada akhir pekan, sementara protes-protes menentang Presiden Alexander Lukashenko berlanjut. Lukashenko, yang telah berkuasa 26 tahun, mengklaim menang lagi dalam pilpres untuk keenam kalinya dalam pemilu 9 Agustus. Tapi banyak orang di negara itu menganggap hasilnya tidak sah. Dia mengklaim meraih 80 persen suara. Kementerian Dalam Negeri mengatakan 150 orang ditangkap pada Sabtu (26/9) dan 350 lagi ditangkap pada Minggu (27/9) dalam protes-protes di […]