Tips Membuat Personal Branding Lewat Digital Profile untuk Para Pencari Kerja

  • Bagikan
banner 468x60


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Di era internet seperti sekarang, digital skills merupakan keharusan adaptasi yang harus dimiliki individu agar dapat terus bertahan. Digital skills sendiri merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Meiskasa, Recruitment Officer Permata Bank mengungkapkan, untuk para pencari kerja digital skill berkaitan juga dengan kemampuan membuat profil digital yang menarik. “Membuat digital profile yang menarik dimaksudkan untuk tujuan branding,” ujarnya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat I, pada Selasa (28/9/2021).

Berawal dari tujuan tersebut, seseorang harus menentukan visi misi sebagai bagian personal branding untuk mempromosikan diri dengan kemampuan profesional yang dimiliki. Termasuk dalam membuat template yang sedang tren namun sesuai dengan visi misi, dan pastikan profil yang dibuat profesional, menarik dan sesuai dengan norma-norma kesopanan. Kemudian rawat digital profil tersebut dengan baik melalui unggahan konten positif.

Lebih lanjut Meiskasa mengatakan, untuk meningkatkan digital profile yang baik tentunya seseorang harus terus mengasah skill digital lebih kreatif. Di samping itu fokuslah membangun digital profile yang baik sesuai visi misinya, pantau perkembangan digital tren, serta harus perbarui profile secara berkala, dan tak kalah penting perluas jaringan pergaulan untuk memperluas akses ke berbagai bidang.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Intan Maharani, COO PositiVibe, Noor Kamil, Co-Founder Mas Pam Records, dan Benny Daniawan, Dosen Sistem Informasi Universitas Buddhi Dharma.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 3 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Source link

  • Bagikan