Warning: Creating default object from empty value in /home/u8477442/public_html/mediainternasional.com/wp-content/plugins/newsmax-core/lib/redux-framework/inc/class.redux_filesystem.php on line 28
Thailand Tetapkan Situasi Darurat Setelah Protes Massal Antipemerintah – Media Internasional

Thailand Tetapkan Situasi Darurat Setelah Protes Massal Antipemerintah



Perdana menteri Thailand menetapkan situasi darurat, menanggapi protes besar-besaran menuntut pengunduran dirinya dan reformasi monarki konstitusional negara itu.

PM Prayuth Chan-ocha menandatangani dekrit itu pada Rabu (14/10) larut malam setelah puluhan ribu demonstran berunjuk rasa di kantornya di Bangkok beberapa jam sebelumnya dan bertekad tidak akan pergi sebelum ia setuju untuk mundur. Tidak lama setelah situasi darurat ditetapkan, polisi membubarkan massa dan menangkap lebih dari 20 orang yang menolak untuk pergi, termasuk pemimpin protes Arnon Nampha dan Parit “Penguin” Chiwarak.

Pihak berwenang memperingatkan para demonstran agar tidak melanjutkan rencana demonstrasi di ibu kota Thailand pada hari Kamis (15/10).

Prayuth adalah mantan jenderal yang merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2014 yang menyingkirkan pemerintah sipil terpilih. Ia menang pemilu untuk jabatan itu tahun lalu, tetapi para demonstran menyatakan pemilu dicurangi untuk kepentingannya mengingat undang-undang yang disusun oleh militer.

Selain perubahan terhadap konstitusi yang dirancang militer, para demonstran juga menginginkan pengurangan pengaruh monarki Thailand. Kerajaan mempertahankan status seperti dewa di kalangan elite Thailand, dan dilindungi oleh undang-undang lese majeste yang keras yang memberlakukan hukuman penjara terhadap siapapun yang divonis bersalah menghina kerajaan.

Para demonstran berteriak-teriak ke arah konvoi kendaraan bermotor yang membawa Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida sewaktu iring-iringan itu melewati massa hari Kamis dan mereka memberi salam tiga jari, suatu simbol pembangkangan yang berasal dari buku-buku dan trilogi film Amerika populer Hunger Games. [uh/ab]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Australia Prioritaskan Buka Penerbangan untuk Jepang, Singapura dan Korsel

Kam Okt 15 , 2020
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, Kamis (15/10), pemerintahnya akan memberikan prioritas pembukaan kembali layanan penerbangan bagi Jepang, Singapura dan Korea Selatan. Morrison mengatakan, ia telah mendiskusikan rencana pembukaan kembali itu dengan para pemimpin ketiga negara tersebut. Ia menggambarkan Jepang dan Korea Selatan sebagai dua negara yang telah berhasil mengatasi wabah virus corona dengan baik. Belum jelas kapan layanan penerbangan ke dan dari Singapura, Jepang dan Korea Selatan akan mulai […]