Tetap akan menjalankan 3M sampai virus corona benar-benar hilang


KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tahun telah berganti, namun pandemi Covid-19 belum berhenti. Hidup ala new normal pun kini sudah menjadi kebiasaan sehari-hari yang harus dijalani masyakarakat dalam kondisi saat ini.

Investment Specialist Sucorinvest Asset Management Toufan Yamin mengaku cukup mudah beradaptasi dalam kehidupan new normal ini. Menurutnya, dengan perkembangan dunia digital, peralihan cara hidup ini bisa berjalan lebih mudah.

Dalam pekerjaan misalnya, Toufan bilang, Sucorinvest menjadwal karyawannya untuk masuk ke kantor maupun bekerja dari rumah.

“Begitupun untuk urusan bertemu klien, sekarang dilakukan secara online lewat Zoom, hanya urusan mendesak saja yang harus bertemu muka. Kegiatan di kantor pun serba digital, jadi ini semakin memudahkan di saat kondisi pandemi kegiatan bertatap muka dan berkumpul memang sebaiknya dihindari,” ujar Toufan kepada Kontan.co.id, Jumat (1/1).

Baca Juga: Peringatan WHO untuk orang yang telah terima vaksin corona: Tetap waspada!

Ketika harus melakukan aktivitas di luar, Toufan selalu menerapkan praktik 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker. Bahkan, Toufan jika harus ke luar kota untuk keperluan dinas, ia langsung melakukan tes pemeriksaan Covid-19.

Ia bersyukur, dengan kesadaran dirinya dalam menjaga protokol kesehatan, sejauh ini hasil pemeriksaannya selalu negatif.

Dengan harapan vaksin yang semakin di depan mata, Toufan berharap banyak vaksin corona bisa membantu mengurangi dampak pandemi. Kendati begitu, ia lebih memilih untuk divaksin ketika memang vaksin tersebut sudah teruji efektif dan tidak menimbulkan gejala samping.

“Jadi saya tidak mau terburu-buru juga untuk divaksin, saya lebih memilih untuk menjalani praktik new normal ini. Sekali pun sudah divaksin, rasanya saya akan tetap menjalankan 3M sampai virus corona benar-benar hilang. Lebih baik untuk selalu waspada dan mencegah diri dari segala kemungkinan buruk yang ada,” imbuh Toufan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

100 Tewas dalam Serangan di Dua Desa di Niger

Sen Jan 4 , 2021
AFP —  Sekitar 100 orang tewas di Niger, di tengah pemilu presiden, dalam serangan di dua desa di bagian barat. Peristiwa itu merupakan salah satu pembantaian warga sipil terburuk di negara itu dan di kawasan Sahel yang sering ditarget kelompok-kelompok ekstremis. “Kami baru saja kembali dari tempat terjadinya serangan yang dilakukan pada Sabtu (2/1). Di Tchoma Bangou ada 70 korban tewas dan di Zaroumadareye 30 tewas,” kata Wali Kota Tondikiwindi […]