Tersangka Militan Serang Konvoi, 11 Tewas di Nigeria



Sejumlah sumber polisi dan keamanan mengatakan, Sabtu (26/9), para militan Islamis diduga menewaskan sedikitnya 11 orang di Nigeria barat laut dalam serangan terhadap konvoi keamanan yang mengangkut para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka.

ISIS, yang berafiliasi dengan kelompok militan Nigeria Boko Haram, mengatakan di situs beritanya Amaq, bahwa 30 polisi dan tentara tewas dalam serangan pada Jumat (25/9) di jalan menuju kota nelayan Baga di negara bagian Borno.

Dalam pernyataan Sabtu (26/9), polisi negara bagian Borno mengatakan delapan polisi dan tiga anggota milisi yang disetujui pemerintah tewas, dan 13 orang terluka dalam serangan itu sekitar Jumat (25/9) siang.

Dua tentara, seorang polisi dan seorang anggota milisi yang disetujui pemerintah — semua berbicara dengan syarat identitas dirahasiakan karena tidak berwenang berbicara kepada wartawan. Mereka mengatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya empat tentara juga tewas.

Dua juru bicara militer Nigeria belum segera merespons permintaan untuk berkomentar.

Presiden Muhammadu Buhari “mendesak instansi keamanan dan intelijen untuk meningkatkan upaya untuk meyelidiki kemungkinan sabotase, mensanitasi jalan, bangunan dan lokasi sebelum kembalinya para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik,” kata pernyataan yang dikeluarkan juru bicaranya.

Militan Islamis telah memaksa lebih dari dua juta orang kehilangan tempat tinggal sejak 2009 ketika Boko Haram memulai pergolakan yang bertujuan mendirikan negara bagian sendiri yang menjalankan hukum syariah. sekitar 30 ribu orang telah tewas dalam konflik itu. [vm/ft]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cerita Ospek dari Berbagai Generasi

Ming Sep 27 , 2020
Jakarta – Ospek atau masa orientasi memang penuh cerita. Mulai dari senior galak hingga berbagai hal lainnya. CXO Media dalam program perspektif membahas berbagai keseruan masa ospek dari berbagai generasi. Ada beberapa orang dengan rentang usia berbeda berbagi cerita itu. Pertama ada Tiara yang berusia 25 tahun. Ia mengaku angkatan 2013 yang jadi sosok penurut saat menjalani ospek. “Dulu berangkat pagi banget, habis subuh benar-benar pakai atribut rapi, kita pakai […]