Terbit Sejak 1979 Komit Terus Terbit di Cetak – MAJALAH EKSEKUTIF

Fokus menjadi majalah bisnis dan gaya di cetak (cetak) kelas menengah atas, kalangan penentu, pengambil keputusan di rumah tangga atau bangsa ini.

Eksekutif.com -— Majalah eksekutif yang terbit sejak 1979 sebagai majalah bisnis pertama yang dianugerahi Museum Rekord Indonesia (MURI) menjadi satu grup dengan majalah MATRA.

Realitasnya di 2021 ini, media cetak legendaris itu berkomitmen untuk terbit di edisi cetak, tidak ada rumor “senjakala media cetak.”

Beberapa biro iklan justru kerap menelpon media cetak – karena situasi krisis dan pandemik – beberapa media cetak jadi ke digital. Tak lagi terbit cetak.

Majalah Eksekutif selain di digital bisa dibeli getcoop (Gramedia digital) juga bisa didapat di edisi.com saya.

Klien lama, masih butuh dan menanyakan tingkat pasang iklan di media cetak, untuk pengaturan penempatan dan anggaran bujet pemasaran.

Fokus menjadi majalah bisnis dan gaya hidup di mencetak (cetak). Kalangan menengah atas, usia 40 ke atas masih senang edisi cetak. Walau mereka juga memesan atau klik edisi e-magazine.

Lebih humanis dan enak di mata, itu pertimbangannya. Majalah ditaruh di ruang tunggu kantor atau ruang tamu, juga masih sebagai souvenir goodybag.

Majalah edisi cetak samping bisa dibeli di toko buku terkemuka di seluruh Indonesia atau dibeli khusus lewat hotline.

Penekanannya setelah bergabung menjadi satu di bawah bendera PT Usaha Konvergensi Media (UKM), majalah eksekutif dan MATRA mengembangkan majalah digital yang bisa dibeli di Myedision dan Sendok yang kini menjadi Gramedia Digital.

Tren digital memang, diantisipasi dengan baik, termasuk mengembangkan fintech dan akan mengembangkan lewat lapak lain.

Kedua media terkemuka dan fenomena itu (MATRA dan Majalah eksekutif) dalam rilis-nya di akhir tahun 2020, akan terus muncul di edisi cetak (cetak) dan dibeli lewat aplikasi majalah elektronik dengan hanya memotong pulsa telepon atau kartu kredit, atau pembayaran e-money lain.

Jika majalah eksekutif mengembangkan diri dalam usaha konvergensi online di www.eksekutif.com kini majalah MATRA bisa di klik www.matranews.id

Untuk mengadakan media mainstream, PT UKM tetap mengembangkan edisi cetak (cetak) untuk Majalah Eksekutif dan MATRA yang utama. Masih banyak instansi dan akademisi, universitas lembaga edisi cetak.

Bahwa maksud dari penggabungan usaha tersebut di satu PT adalah, pengelolaannya lebih efisien juga dalam rangka menuju perubahan media di era Digital.

Saat ini PT UKM tengah mengembangkan dan melakukan riset bisnis untuk membangun transisi dari media cetak ke media start up.

“Kami mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” ujar SS Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM). “Menerima jika ada instansi, atau pihak manapun mau in atau bersinergi,” jelasnya di kantor PT UKM di jalan Ampera Raya no 03, Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut Jojo, sapaan akrab Budi Rahardjo, PT UKM sendiri telah menjalankan roda bisnis riset, dan multimedia sejak 2009. Mekanisme kerja tim bisa dimanapun menggunakan teknologi. “Kami hanya kumpul tiap Selasa, hari lain, kami benar-benar memanfaatkan teknologi, bisa rapat lewat videocall,” ujarnya.

Sukses melakukan standarisasi, filterisasi, serta positioning menjadi startup yang kompetitif. Akan terus mengambil atau mengakuisisi beberapa media digital yang punya kekhususan dan ajakan pihak-pihak lain untuk segera berkolaborasi.

PT UKM yang berdiri sejak 2009 awalnya merupakan startup pembuatan situs web perusahaan dan konsultan pembuatan buku-buku digital, kini melebarkan sayap dan membentuk akselerasi dalam spektrum lebih detil.

“Targetnya di 2018 ini, kami melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak,” ujar pria yang punya insting optimis masa depan, bahwa media cetak masih nampaknya bagus dan belum rapuh.

“Tujuannya mengambil momentum pembuktian, bahwa startup asli Indonesia bisa menjadi bagian dari aplikasi yang berkibar di negeri itu sendiri,” papar Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia yang juga Ketua Forum Pimpinan Media Digital ini.

Sedang juga mengembangkan densusdigital.id, menurut wartawan senior yang socialpreneur ini, dia terus mengembangkan aplikasi mobile karya anak bangsa.

Melakukan pelatihan digital, bagi para humas dan profesi lain juga sedang mengembangkan aplikasi untuk menciptakan kekinian dan menjajaki untuk pembuatan aplikasi financial technology (tekfin)

Redaksi / Iklan: Jl Ampera Raya no 03, Kemang Jakarta Selatan.
Jika Anda ingin in? silahkan hubungi Wa: 0816-1945288

Tidak dengan adanya rumor “senjakala media cetak”.

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Grojogan Watu Purbo Yogyakarta, air terjun yang punya enam tingkatan

Ming Des 6 , 2020
KONTAN.CO.ID – Grojogan Watu Purbo merupakan air terjun enam tingkat yang lagi populer di Yogyakarta. Berlokasi di Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Sleman, D.I. Yogyakarta, Grojogan Watu Purbo sudah ada sejak tahun 1975 lalu. Akan tetapi, dulunya air terjun ini hanya berfungsi sebagai sistem pengaturan aliran lahar jika suatu saat Gunung Merapi meletus. Kini, foto-foto Grojogan Watu Purbo ramai diunggah di media sosial. Tempatnya yang indah membuat warga net ingin mengunjungi […]