Seniman Perancis Tunjukkan Aksi Solidaritas untuk Jurnalis yang Ditahan Aljazair

Genre: News
Dilihat: 0 views



Para pengemudi kendaraan di salah satu jalan paling ramai di Paris, Kamis (15/10), disambut oleh potret Khaled Drareni yang tersenyum. Ia adalah seorang koresponden dari badan pengamat media Wartawan Tanpa Tapal Batas dan jaringan TV Perancis TV5 Monde, yang dipenjara di Aljazair.

Penulisan seniman jalanan Paris dan diberi judul C215, potret berukuran 18 meter kali 18 meter yang dipasang tepat satu bulan setelah pengadilan naik banding Aljazair memutuskan bahwa Drareni harus menjalani penjara dua tahun karena liputannya tentang protes anti-pemerintah.

Kelompok kebebasan media menyatakan, keputusan pengadilan naik banding itu menunjukkan ancaman terhadap diri jurnalis on line, dan kemunduran dari kebebasan pers di Aljazair sejak Presiden Abdelmadjid Tebboune pada 2019.

“Ukuran potret ini cocok dengan tekad kami untuk menjelajah Khaled, yaitu besar sekali,” kata Sekretaris Jenderal Wartawan Tanpa Tapal Batas Christophe Deloire dalam sebuah pernyataan. “Penahanan Drareni konyol dan tidak adil. Dia hanya melakukan tugasnya sebagai jurnalis dan menyebut dirinya merupakan masalah yang sangat kedekatan.”

Pihak berwajib Aljazair menangkap Drareni pada 5 Maret dan menuduh dia “menghasut sebuah pertemuan yang tidak bersenjata” dan “mengancam keamanan nasional” dalam dua posting media sosial dan juga tuduhan terkait akreditasi.

Pada saat itu, pendiri dari saluran berita berbahasa Arab Casbah Tribune, sedak meliput protes anti pemerintah Hirak yang mulai dilakukan di Aljazair pada Februari 2019.

Gerakan Hirak dimulai sebagai tanggapan terhadap usaha Abdelaziz Bouteflika untuk meraih masa jabatan presiden yang ke lima. Bouteflika kemudian undur diri, tetapi protes anti pemerintah masih berkelanjutan.

“Kasus Drareni memperoleh perhatian sangat besar karena banyak orang yang merasa mereka seperti dia. Dia mewakili masyarakat jurnalis online yang mengambil risiko, ”kata Sherif Mansour, koordinator program Timur Tengah untuk organisasi kebebasan pers Komite Perlindungan Jurnalis. [jm/pp]

.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *