RSU Bunda Jakarta Hadirkan “Gyn-ROSE Clinic” Untuk Kewanitaan

  • Bagikan
banner 468x60


EKSEKUTIF.com- RSU Bunda Jakarta yang telah berdiri sejak tahun 1973, terus menghadirkan inovasi layanan  baru untuk mendukung kesehatan masyarakat. Kali ini menghadirkan inovasi layanan bernama ‘Gyn-ROSE Clinic’ untuk berbagai layanan  bagi kaum hawa, dari usia anak, remaja, dewasa hingga usia lanjut, terutama terkait  masalah organ kewanitaan.

banner 336x280

Feminine Issues atau permasalahan kesehatan pada perempuan terjadi di berbagai usia mulai dari masa kanak-kanak hingga lanjut usia. Sejak balita, perempuan telah dihadapi dengan risiko-risiko masalah kesehatan pada organ reproduksi. Misalnya perlekatan maupun tertutupnya bibir kemaluan. Menginjak masa remaja, perempuan juga sering mengeluhkan rasa nyeri selama haid dan keputihan berulang. Keluhan-keluhan tersebut berlanjut hingga memasuki masa kehamilan sampai masa menopause.

Pada masa kehamilan, seorang perempuan juga sering merasa kesulitan dalam mengontrol frekuensi buang air kecil. Hal ini juga terjadi pada perempuan lansia yang perlu menggunakan popok dalam kegiatan sehari-harinya. Selain itu, masih ada banyak keluhan lain, termasuk rasa sakit dan nyeri saat menjalin hubungan dengan suami, dan keluhan lainnya.

“Karena itu, diperlukan beragam penanganan terkini untuk feminine issues pada berbagai usia. Mulai dari intervensi perilaku, latihan otot, hingga pembedahan. Nah kami hadir melalui ,Gyn-ROSE Clinic’ untuk memberikan solusi berbagai keluhan tersebut dengan layanan lengkap dan didukung alat modern serta dokter dan tenaga-tenaga yang ahli di bidangnya,” ungkap Dr. Alfa P. Meutia, SpOG(K) Urogin dari Layanan Uroginekologi RSU Bunda Jakarta pada acara “Media Gathering Layanan Terbaru ‘Gyn-ROSE Clinic” yang diselenggarakan (10/08/2021),di Auditorium, RSU Bunda Jakarta.

Ditambahkan, terhadap feminine issues yang serius, hl ini diperlukan pemeriksaan penunjang dan tindakan untuk menuntaskan masalah-masalah tersebut. Salah satu tindakan yang sering menjadi solusi dari masalah kesehatan pada perempuan adalah FemiLift atau prosedur laser vaginal yang bersifat non-invasif, tidak memerlukan rawat inap dan pembedahan, dan cenderung memiliki rasa sakit yang minimal, dimana menggunakan laser CO2 yang menstimulasi produksi kolagen dan elastin.

FemiLift lanjutnya, merupakan salah satu prosedur yang tersedia di Layanan Uroginekologi RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat untuk mengatasi masalah kesehatan perempuan dan meningkatkan kualitas hidup para perempuan. Layanan Uroginekologi meliputi skrining awal kondisi pasien, USG, perineometri, tindakan laser vagina, labiaplasty, hysteroscopy, dan lainnya.

Rekonstruksi Organ Kewanitaan

Salah satunya terobosan baru yang dihadirkan dari “Gyn-ROSE Clinic’ adalah rekonstruksi organ kewanitaan dengan dukungan alat teknologi modern dengan tenaga kesehatan yang ahli. Dalam hal ini, Gyn-ROSE klinik juga memberikan pelayanan bedah khusus peremajaan daerah kewanitaan ditunjang dengan alat bedah modern dengan proses cepat dan meminimal nyeri, bahkan tanpa rawat inap.

Beberapa keluhan lain yang banyak dialami perempuan adalah keluhan vagina melonggar, atrofi vagina, dan kondisi vagina yang kering. Beberapa perempuan paska menopause mengalami atrofi vagina yang dapat menyebabkan gangguan fungsi seksual dan penurunan kualitas hidup. Selain itu, kondisi vagina yang kering juga dapat terjadi akibat penurunan kadar estrogen. “Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri saat berhubungan dan lecet pada epitel vagina. “Nah hal-hal seperti ini juga menjadi salah satu fokus layanan kami di Gyn-ROSE Clinic,” ujarnya.

Inovasi lain, yakni solusi dari masalah kesehatan perempuan melalui Laser Vagina Tightening. Laser Vagina Tightening (LVT) yang tersedia di Layanan Uroginekologi RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, merupakan suatu prosedur yang menggunakan teknologi CO2 Pixel Laser untuk mengatasi keluhan pada vagina perempuan. LVT termasuk ke dalam prosedur dengan invasi yang minimal, memiliki efek termal yang lebih lama, serta memiliki waktu penyembuhan yang singkat. “Rata-rata waktu pemulihan dari prosedur LVT ini adalah sekitar 3 hingga 5 hari, sehingga para perempuan dapat segera kembali ke aktivitas normalnya,” ujarnya. (ACH)

 2 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan