Resolusi tahun baru masuk universitas negeri, bisa terwujud dengan metode SMART goals


KONTAN.CO.ID – Tahun sudah berganti yang baru, beberapa orang mungkin sudah memiliki resolusinya masing-masing. Bagi siswa kelas 12, resolusi tahun baru ini mungkin bisa masuk universitas negeri idaman.

Sayangnya, sering kali resolusi hanya sebuah wacana belaka. Hingga menjelang akhir tahun, resolusi banyak yang belum tercapai. 

Agar resolusi tahun 2021 tidak sekadar wacana, cobalah menyusun capaian dengan metode SMART goals. 

Melansir dari Indeed.com, SMART merupakan akronim dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-based

Baca Juga: 10 Universitas terbaik di Indonesia tahun ini, ada pilihan Anda?

Dengan metode ini, resolusi Anda bisa tersusun dengan baik dan tentunya tercapai. Simak penjabaran metode SMART di bawah ini yang dihimpun dari Indeed.com:

Saat menyusun resolusi tahun baru, cobalah menyusunnya secara spesifik. Saat menyusun resolusi, pastikan Anda melibatkan 5W pada SMART goals poin Specific, yang terdiri dari:

  1. Apa (what) yang ingin dicapai?
  2. Kenapa (why) tujuan ini penting?
  3. Siapa (who) saja yang terlibat dalam resolusi ini?
  4. Dimana (where) resolusi ini akan dilakukan?
  5. Metode atau batasan mana (which) saja yang dipakai? 

Semakin spesifik tujuan resolusi, semakin Anda paham bagaimana cara mencapainya. Misalnya, ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jangan cuma menulis “Ingin masuk PTN. Amin!” saja.

Tulis lebih spesifik seperti “Aku ingin masuk UGM jalur UTBK-SBMPTN 2021 jurusan akuntansi”. 

Setelah tahu resolusi 2021 adalah masuk UGM jurusan akuntansi, Anda bisa lebih termotivasi untuk mewujudkannya. 

Baca Juga: Ujian masuk universitas dimulai, SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021 launching hari ini

Selain spesifik, resolusi yang dibuat juga harus terukur. Tidak jarang orang-orang gagal mewujudkan resolusinya karena tidak terukur dengan baik. 

Agar resolusi masuk PTN terlaksana dengan baik, jangan lupa ukur usaha yang akan dipakai untuk mewujudkannya. Misalnya, agar lolos UTBK-SBMPTN harus belajar sesuai dengan jalur ujian Soshum, Saintek, atau Campuran. 

Kemudian metode belajar apa yang dipakai, mandiri atau ikut bimbel. Setiap harinya akan belajar materi apa dan berapa jam lamanya belajar. 

Jangan lupa di catat agar tidak lupa, bila perlu tempelkan pada dinding agar selalu ingat.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Digelar

Sen Jan 4 , 2021
JAKARTA —  Sidang perdana praperadilan Rizieq Shihab terkait kerumunan massa di Petamburan, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/1). Imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut sebagai pemohon meminta kepada majelis hakim membatalkan statusnya sebagai tersangka. Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab Muhammad Kamil menjelaskan surat perintah penyidikan terhadap pendiri FPI itu cacat hukum. “Dua surat perintah penyidikan atas diri pemohon adalah mengandung cacat hukum dan tidak sesuai dengan […]