Polisi Tangkap Rizieq Shihab karena Dicurigai Langgar Protokol Covid-19

  • Bagikan


Pihak kepolisian menangkap pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada hari Sabtu (12/12) karena dicurigai melanggar protokol kesehatan virus corona. Rizieq diketahui mengadakan beberapa pertemuan massal sejak dia kembali dari pengasingan pada bulan lalu.

Reuters, Sabtu (12/12), melaporkan ulama yang kontroversial dan berpengaruh secara politik itu telah menyerukan “revolusi akhlak” sejak kembali ke tanah air pada 10 November.

Penangkapan Rizieq terjadi setelah enam anggota FPI tewas pada Senin (7/12) dalam baku tembak dengan polisi. Aparat mengklaim sedang melakukan penyelidikan terkait pelanggaran protokol virus corona di tengah meningkatnya kasus infeksi dan kematian di Indonesia.

Setelah Rizieq melapor ke polisi dan diinterogasi hampir sepanjang hari Sabtu (12/12), juru bicara kepolisian Argo Yuwono mengatakan pada konferensi pers, bahwa ulama tersebut akan ditahan selama 20 hari. Rizieq menghadapi ancaman dakwaan yang dapat menyebabkan ia dibui selama lima tahun.

Selain itu, lanjut Argo, polisi juga melihat adanya riziko Rizieq melarikan diri, menghancurkan barang bukti, atau kembali melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Pengacara Rizieq, Aziz Yanuar, yang juga pejabat FPI, sebelumnya mengatakan, pihaknya akan mengajukan mosi untuk meminta pembebasannya. Reuters tidak dapat menghubunginya menyusul keputusan penahanan tersebut.

“Hukum perlu ditegakkan. Orang-orang terkemuka perlu menghadapi konsekuensi hukum jika mereka melanggar hukum, apapun peran mereka atau dukungan yang mereka dapatkan dari massa,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD kepada Reuters.

Orang-orang berkumpul untuk menyambut kepulangan Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam Indonesia (FPI) yang telah menetap di Arab Saudi sejak 2017, Jakarta, 10 November 2020. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Orang-orang berkumpul untuk menyambut kepulangan Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam Indonesia (FPI) yang telah menetap di Arab Saudi sejak 2017, Jakarta, 10 November 2020. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Rizieq meninggalkan Indonesia setelah menghadapi dakwaan terkait isu pornografi dan menghina ideologi negara.

Puluhan ribu pendukung Rizieq menyambut kedatangannya kembali ke Indonesia pada bulan lalu. Namun, banyak dari mereka yang mengabaikan jarak sosial dan protokol virus corona lainnya. Seorang pejabat kementerian kesehatan mengatakan 95 orang yang berkumpul di bandara saat penyambutan kedatangan Rizieq kemudian dinyatakan positif terkena virus corona.

Jumlah kematian harian di Indonesia akibat Covid-19 mencapai 175 kasus pada hari Jumat. (11/12). Indonesia mencatat 18.650 kematian sejak dimulainya wabah virus corona, dengan lebih dari 611.000 orang terinfeksi. [ah/vm]



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *