PM Jepang Suga lakukan pembicaraan perdana dengan Presiden China Xi Jinping


ILUSTRASI. Japanese Chief Cabinet Secretary Yoshihide Suga poses for a picture following his press conference at LDP (Liberal Democratic Party) headquarters, in Tokyo, Japan September 14, 2020. Nicolas Datiche/Pool via REUTERS

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID –  TOKYO. Perdana Menteri baru Jepang Yoshihide Suga dan Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan melalui telepon pada hari Jumat (25/9), yang pertama sejak Suga menjadi Perdana Menteri Jepang bulan ini, seperti dilaporkan Kyodo News.

Mengutip Reuters, Suga, yang memiliki sedikit pengalaman diplomatik, harus mengelola hubungan dengan tetangga Jepang yang lebih besar karena ketegangan antara China dan Amerika Serikat memburuk di tengah pandemi virus korona dan gesekan perdagangan yang berkepanjangan.

Suga berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Minggu.

Baca Juga: Makin agresif, anggaran pertahanan Jepang kembali naik untuk tahun 2021

Jepang, yang merupakan sekutu dekat AS, juga terlibat dalam perselisihan dengan China mengenai kepemilikan pulau-pulau di Laut China Timur, dan prihatin dengan peningkatan aktivitas militer China di wilayah tersebut.

Kunjungan kenegaraan yang direncanakan oleh Xi ke Jepang awal tahun ini dibatalkan karena wabah virus corona.

 

 





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ECOWAS Mungkin Dapat Cabut Sanksi Terhadap Mali

Jum Sep 25 , 2020
Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) yang beranggotakan 15 negara mungkin dapat mengumumkan tentang pencabutan sanksi-sanksi melumpuhkan terhadap Mali pada hari Jumat (25/9). Penjabat presiden Mali mendatang, Bah Ndaw, akan dilantik hari Jumat di ibu kota, Bamako, untuk masa jabatan 18 bulan. Menjelang upacara itu, Ndaw bertemu mantan presiden Nigeria dan mediator ECOWAS Goodluck Jonathan. Jonathan mengatakan ECOWAS dapat mengumumkan hari Jumat mengenai apakah pengangkatan resmi itu memenuhi persyaratan organisasi […]