PLN Dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara Flores


PLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara FloresPLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara FloresPLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara Flores

foto-foto: istimewa (mjl agraria)

Bencana tidak mengenal hari libur.

Kalimat itu yang acap diucapkan Kepala BNPB, Letjen TNI Dr (HC) Doni Monardo. Makna yang tersirat adalah, “petugas kebencanaan” harus senantiasa siaga. Termasuk jika harus melakukan perjalanan marathon atas nama penanggulangan bencana.

“Ini bukan kejadian pertama, di mana kami harus melakukan perjalanan maraton satu daerah ke daerah lain. Setelah kembali ke Jakarta, tak lama berselang harus bertolak lagi ke lokasi bencana yang baru. Nah, itu yang terjadi pagi ini,” ujar Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah.

Sebelumnya, rombongan Ka BNPN baru saja melakukan serangkaian kunjungan terkait kebencanaan dan penanganan Covid. Sejak hari Selasa (30/3/2021) hingga Sabtu (3/4/2021).

“Mulai dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berlanjut ke Mamuju, dan Palu. Esok harinya menuju Surabaya, lalu Bali. Sabtu kembali ke Jakarta, Minggu malam stand by di Halim untuk bertolak meninjau banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT,” ujar Egy seraya menambahkan, “berhubung cuaca semalam di lokasi tujuan tidak memungkinkan, perjalanan diundur menjadi pagi ini, pukul 05.00 WIB.”

Seperti diketahui, banjir bandang telah menerjang dua desa di Flores Timur pada Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 WITA. Selain itu beberapa wilayah lainnya di NTT juga mengalami hal serupa.

Banjir bandang yang dipicu intensitas hujan tinggi itu, menerjang antara lain Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

Turut serta dalam rombongan Ka BNPB itu adalah Wagub NTT Josep Nae Soi, Anggota DPD RI Yorrys Raweyai dan Angelius Wake Koko.

Kabar terakhir, saat trasnsit di Bandara Frans Seda Maumere, Ka BNPB Letjen Doni Monardo memberikan penjelasan singkat kepada wartawan. Sambil menunggu kondisi cuaca di Bandar Udara Larantuka.

Jika cuaca tidak memungkinkan maka rombongan akan menggunakan jalur darat dari Maumere ke Larantuka dan selanjutnya menuju Adonara.

Hingga tadi malam pukul 19.48, relawan di Jarkom masih men-tuit situasi agar petinggi PLN dan Pertamina agar respon cepat.

Korban bencana di NTT khususnya Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur sebagai lokasi dengan dampak terparah bencana.

Sejak Minggu, 4 April 2021 dini hari, Listrik belum menyala hingga keluhan keluarga di perantauan dengan masyarakat di sana sulit.

Belum lagi salah satu SPBU terbesar di Waiwerang yang menyuplai kebutuhan BBM bagi 6 kecamatan, juga terdampak banjir, belasan mobil tanky pun terbawa banjir.

Masyarakat mulai mengeluhkan BBM di sana. Tim PLN dan Pertamina belum merespon cepat, perihal situasi terakhir di Adonara yang hanya lewat laut. Padahal, Jokowi sudah instruksikan penanganan bencana di NTT dan NTB

PLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara Flores

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Panglima TNI dan Kapolri untuk secara cepat melakukan evakuasi dan penanganan korban bencana serta penanganan dampak bencana,” ujar Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 April 2021.

Sebelumnya, Kepala Negara telah memperoleh laporan lengkap terkait bencana tersebut dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo.

Menindaklanjuti hal itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dalam memastikan hadirnya pelayanan kesehatan dan ketersediaan logistik yang baik di lapangan serta memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Presiden juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut.

“Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Saya memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini,” tuturnya.

Peningkatan curah hujan di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir harus diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Presiden mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaannya.

“Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG dan aparat di daerah,” tandasnya.

PLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara Flores

PLN dan Pertamina Belum Respon Cepat Pulau Adonara Flores



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warga dan Restoran Kerja Sama Sediakan Makanan Gratis semasa Pandemi

Sel Apr 6 , 2021
Kafe-kafe di dalam dan di sekitar kota kecil Miami di Oklahoma bergerak bersama-sama dalam membantu mengatasi pandemi. Di dalam kafe masing-masing tersedia “dinding tanda terima.” Pada dinding itu tertera berbagai kuitansi makanan yang sudah dibayar, namun tidak diambil. Orang yang membutuhkan makanan bisa datang ke kafe, memilih makanan yang disukai sesuai dengan yang tertera pada kuitansi yang sudah dibayarkan, menyerahkannya kepada pelayan, duduk, dan menikmati makanannya. Tidak akan ada orang […]