Perusahaan Kilang AS ‘Marathon’ Mulai Lakukan PHK Massal

Genre: News
Dilihat: 0 views



Seorang sumber Reuters mengatakan, Selasa (29/9), perusahaan kilang minyak terbesar AS Marathon Petroleum Corp mulai memangkas tenaga kerjanya sebagai akibat dari turunnya permintaan BBM selama pandemi virus corona.

Marathon membukukan kerugian besar tahun ini karena merosotnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai akibat dari lockdown dan dan kebijakan ‘kerja dari rumah’ untuk menghambat penyebaran Covid-19. Perusahaan hanya dapat mengoperasikan kurang dari 80 persen kapasitas kling terpasang.

Data IBES dari Refinitiv memperkirakan Marathon akan mengumumkan kerugian sebesar $ 623 juta (Rp 9,22 trillun) selama kuartal ketiga pada 2 November. Artinya, Marathon mengalami kerugian sebesar $ 9,2 miliar pada paruh pertama tahun ini, sebagian besar karena biaya penurunan nilai.

Marathon “berkomunikasi dengan karyawan kami tentang langkah-langkah yang kami umumkan awal tahun ini untuk memperkuat Marathon Petroleum untuk kesuksesan jangka pendek dan jangka panjang,” kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan. Ia menolak berkomentar tentang tindakan tertentu.

Perusahaan yang berbasis di Findlay, Ohio, ini telah melepaskan anak-anak usahanya untuk memperbaiki performa keuangan. Pada Desember, Marathon tercatat memiliki 60 ribu karyawan, dengan dua pertiga dalam operasi ritel yang diakuisisi oleh 7-Eleven Inc, cabang dari Seven & i Holdings Jepang.

Sumber tersebut mengatakan perusahaan harus mem-PHKkan sekitar 120 orang, termasuk 60 orang dari kilang Galveston Bay dan 60 orang lainnya dari kilang Los Angeles pada Selasa (29/9).

Pada bulan Agustus, Marathon menutup operasi kilang di Martinez, California, dan Gallup, New Mexico, serta memangkas 800 orang. PHK terakhir terjadi di seluruh perusahaan, kata sumber lainnya. [ah/au]



Source link

Diposting di News,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *