Pertarungan Memperebutkan Kursi Perdana Menteri Malaysia



Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, sudah mempersiapkan tuntutannya untuk mengklaim posisi perdana menteri, Selasa (14/10). Dia secara resmi akan menyerahkan surat-surat kepada Raja dalam usahanya membuktikan dirinya mengantongi dukungan mayoritas di parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Raja Al-Sultan Abdullah tadinya dijadwalkan bertemu para pemimpin partai politik guna menilai klaim Anwar itu. Raja melakukan proses yang sama pada Februari sebelum menunjuk Muhyddin Yassin menjadi perdana menteri.

Namun, istana nasional menunda semua pertemuan raja ketika lockdown parsial diberlakukan pada Rabu di Kuala Lumpur dan negara bagian Selangor yang bersebelahan di tengah-tengah meningkatnya kasus virus corona.

Istana mengatakan, proses itu bisa dilanjutkan setelah pembatasan virus corona itu dicabut, dan Raja akan melakukan verifikasi dengan pemimpin politik lainnya apakah Anwar benar-benar mereka dukung untuk jabatan perdana menteri.

Raja kemudian bisa menunjuk Anwar sebagai perdana menteri kalau raja yakin Anwar memiliki dukungan mayoritas di parlemen, atau dia bisa membubarkan parlemen dan menetapkan pemilihan baru sesuai saran dari perdana menteri yang menjabat.

Bekas partai yang tadinya berkuasa, UMNO (United Malays Nation Organisastion), adalah penentu utama dan keputusan partai ini bisa menentukan nasib Anwar dalam perjuangannya meraih kedudukan perdana menteri.

UMNO adalah blok terbesar dalam pemerintahan Muhyiddin yang baru berjalan 7 bulan itu. Namun, pemimpin UMNO semakin tidak puas karena harus mematuhi perintah dari perdana menteri yang berasal dari partai minoritas.

UMNO pada Selasa (1410) sore mengatakan, pihaknya akan menghentikan dukungan untuk pemerintahan Muhyiddin kecuali kalau dia setuju dengan beberapa persyaratan baru, dan beberapa pemimpin partai mengatakan, tidak mengagetkan kalau mereka kemudian memutuskan untuk mendukung Anwar. [jm/pp]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lansia dan Komorbid Terinfeksi Covid-19 dengan Gejala Khas - Berita Terkini

Kam Okt 15 , 2020
Graha BNPB Jakarta 14 Oktober 2020 – Kaum lansia dan yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) paling rentan terpapar Covid-19. Apalagi gejala umum yang biasa dialami pasien positif Covid-19 sama sekali tidak muncul pada lansia dan komorbid yang terkonfirmasi positif.¬† Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, Sp.PD, K.Ger mengatakan lansia terkonfirmasi positif Covid-19 tidak memiliki kekhasan gejala alias tidak jelas.¬† […]