Peran Orangtua dan Keluarga dalam Memberi Ajaran Anak Tentang Keamanan Internet

  • Bagikan
banner 468x60


JAKARTA,– Internet memiliki banyak manfaat dan tinggi risiko. Namun jika cerdas dan bijak dalam menggunakannya maka akan mendapat manfaat positifny. Banyak hal menjadi lebih mudah karena internet, mulai dari sisi kesehatan, belanja, transportasi, bisnis, hingga keuangan.

banner 336x280

“Namun anak-anak rentan berada di dunia maya. Ada cyberbullying terutama anak-anak remaja perundungan sosial karena sudah mulai kenal media sosial, paparan konten yang tidak pantas, berita palsu, sampai predator anak,” kata Sophie Beatrix, Psikolog Praktisi dalam bidang Pendidikan & Industri saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat I, pada Rabu (4/8/2021).

Lebih jauh Sophie mengatakan orangtua maupun keluarga terdekat perlu mengajarkan anak-anak agar bisa menggunakan internet secara cerdas. Faktor keluarga dan lingkungan menurutnya sama pentingnya, namun memang anak lebih cepat belajar dan mengakses informasi tertentu dari lingkungannya. Sebabnya sebagai orangtua maupun keluarga di rumah harus bisa memegang peranan penting untuk mengajarkan dan mendukung anak menggunakan internet dengan cerdas yaitu santun, bijak, dan aman.

“Orang tua memiliki multiperan, sebagai pendidik, motivator, fasilitator, pembimbing, sutradara, manager, dan teman,” tutur Sophie.

Orangtua atau keluarga bisa mengatur dalam pembatasan waktu penggunaan software atau aplikasi dan platform yang aman bagi anak. Selanjutnya orangtua perlu memberikan aturan dan panduan dengan mendampingi anak di dunia digital, dan memonitor atau memantau, namun yang paling efisien adalah orangtua perlu memberikan contoh terlebih dulu kepada anak mengenai penggunaan perangkat digital dan etika di ruang digital.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Klemes Rahardja Founder, The Enterpreneur Society, Dee Rahma, seorang Digital Marketing Specialist dan Nikita Dompas, seorang Producer & Music Director.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 3 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan