Penyebab kutu air dan cara mencegahnya


KONTAN.CO.ID – Kutu air merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup mengganggu karena menimbulkan rasa gatal. Pencegahan bisa Anda lakukan dengan mengetahui penyebab kutu air.

Maklum, jika dibiarkan, tentu saja kutu air bisa menyebabkan masalah lain yang lebih serius. Anda bisa melakukan pencegahan dengan mengetahui penyebab kutu air.

Penyebab kutu air

Mengutip dari Mayo Clinic, penyebab kutu air adalah infeksi tipe jamur yang sama dengan penyebab kurap. Kondisi lingkungan yang lembab menyebabkan jamur tumbuh subur.

Misalnya, saat Anda menggunakan kaus kaki dan sepatu yang basah dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Mengatasi Kulit kering bisa diatasi dengan 3 bahan alami ini

Penderita kutu air bisa menularkan penyakitnya ke orang lain, sehingga Anda perlu berhati-hati. Agar tak tertular, usahakan untuk tidak memakai perlengkapan pribadi yang sama, seperti handuk atau sepatu.

Ada faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena kutu air. Beberapa di antaranya adalah menggunakan kaus kaki yang basah dan sepatu yang terlalu ketat, menggunakan barang pribadi yang sama dengan penderita kutu air, serta berjalan tanpa alas kaki di tempat umum.

Umumnya, kutu air terjadi di antara jari kaki. Namun, tak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain. Kutu air dapat terjadi di tangan, kuku, atau selangkangan.

Gejala kutu air

Menurut Mayo Clinic, penyebab kutu air memunculkan gejala berupa ruam merah, rasa gatal, dan gelembung-gelembung air. Karena menyebabkan kulit di sekitar kutu air menjadi sangat kering, penyakit ini sering disalahartikan sebagai eksim.

Jika gejala kutu air tak kunjung membaik setelah dua minggu, segera periksakan diri ke dokter. Apalagi, bila Anda merupakan penderita diabetes dengan infeksi bakteri lainnya. Hal itu penting untuk Anda lakukan agar kondisi kesehatan Anda tak semakin parah.

Baca Juga: Catat, 3 alergi makanan yang umum dimiliki seseorang

Cara mencegah kutu air

Penyebab kutu air bisa dicegah dengan menjaga kebersihan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah mengganti kaus kaki secara rutin, menjaga kaki agar tak basah atau lembab.

Kemudian, hindari memakai sepatu yang terbuat dari karet, dan jangan gunakan sepatu secara bergantian dengan orang lain.

Editor: Belladina Biananda



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Akuisisi SIA, Nexi akan jadi perusahaan pembayaran terbesar di Eropa

Sen Okt 5 , 2020
ILUSTRASI. Logo Nexi. REUTERS/Alessandro Garofalo/File Photo Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi KONTAN.CO.ID – MILAN. Nexi SpA dari Italia segera membeli SIA SpA. Kesepakatan itu akan menjadikan perusahaan tersebut sebagai salah satu penyedia platform pembayaran elektronik terbesar di Eropa dengan nilai kapitalisasi pasar senilai 15 miliar euro atau setara US$ 17,6 miliar.  Nexi dan SIA yang dikendalikan oleh Italia Cassa Depositi e Prestiti (CDP) yang telah melakukan pembicaraan merger […]