Pentingnya Menjaga Data Pribadi Agar Terhindar dari Kejahatan Siber

  • Bagikan
banner 468x60


EKSEKUTIF.COM, JAKARTAPengguna internet di Indonesia sudah mencapai 196,7 juta jiwa. Kini aktivitas berinternet pun menjadi cukup panjang yakni, rata-rata penggunaan 8 jam per hari. Tingginya penggunaan internet membuat keamanan data pribadi di ruang digital perlu mendapat perhatian lebih.

banner 336x280

“Namun kenali dulu apa itu data pribadi,” ujar Eddy Pranoto Digital Business Project Manager di OCBC NISP saat menjadi pembicara di webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat I, pada Jum’at (10/9/2021).

Data pribadi adalah data yang dapat mengidentifikasikan seseorang, seperti nama lengkap, tanggal lahir, agama hingga nomor identitas.

“Saat ini data yang beredar di dunia digital ada tiga jenis, yaitu data sukarela yang diberikan, data yang di amati dan data yang disimpulkan,” kata Eddy Pranoto.

Data sukarela sendiri biasanya diberikan saat mendaftar di berbagai platform media sosial, kedua data yang bisa diamati yaitu saat seseorang beraktivitas di internet.

Misalnya apa?

Yakni saat transaksi keuangan maupun ketika menggunakan internet, lokasi yang direkam Google Maps dan data yang disimpulkan merupakan data penggabungan antara data sukarela dan data yang diamati.

Lebih jauh dia mengatakan supaya setiap orang bisa mengetahui pentingnya menjaga identitas pribadi di internet.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi, karena data pribadi merupakan aset atau komoditas bernilai tinggi pada era ekonomi digital.

Selanjutnya mencegah intimidasi terhadap seseorang secara online dan menghindari potensi pencemaran nama baik, serta setiap oranv memiliki hak kendali atas privasi dan data identitas pribadi.

Ada beberapa tips untuk menjaga data pribadi di internet, antara lain dengan bijak menggunakan media sosial dan platform digital lainnya. Kemudian jangan gunakan kartu kredit Anda untuk semua transaksi online dan gunakan cloud penyimpanan untuk backup data publik.

Jangan lupa untuk lakukan factory riset saat menjual perangkat Anda. Perhatikan sandi pengamanan password yang aman dan jangan mudah ditebak seperti tanggal lahir.

Kemudian perhatikan pemberian izin akses pada suatu situs. Saat melalukan browsing dan berselancar di internet selalu logout.

Penting untuk diketahui, agar jangan pernah memberikan kode OTP Anda kepada orang lain.

Waspadai juga iklan lowongan kerja palsu atau survei abal-abal yang meminta data informasi pribadi Anda. Selain itu jangan membuka lampiran pada email yang mencurigakan atau tidak jelas.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Depok, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir juga nara sumber lainnya seperti Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist, Iman Darmawan, Fasilitator Public Speaking, dan Henry V. Herlambang, CMO Kadobox.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 92 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan