Pentingnya Memiliki Digital Skills dan Segmentasi Membuat Konten yang Menarik 

  • Bagikan
banner 468x60


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Di era internet yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan saat ini kecakapan digital sangatlah diperlukan. Bukan hanya dari segi penggunaan teknologinya saja namun kecerdasan pengguna dalam memahami fungsi berikut etika di ruang digital.

banner 336x280

“Banyak banget perubahan di era pandemi, kita semua semakin dipaksa untuk belajar menggunakan dan mengasah digital skills,”ujar Whisnu Bekker, head of digital marketing Paragon Pictures saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jum’at (17/9/2021).

Lebih lanjut dia mengungkapkan digital skills bukan sekadar keterampilan menggunakan komputer, mengakses internet, berkomunikasi menggunakan email, hingga bisa bertransaksi keuangan secara online. Namun termasuk dalam menghandle informasi dan konten yang ada sebab setiap orang harus paham bahwa tidak semua di internet itu benar.

Selain memanfaatkan berbagai platform, kini internet pun sudah digunakan sebagai digital marketing untuk mengenalkan brand, produk maupun sebuah karya apakah film atau musik. Dia pun membagikan tentang tips and trick membuat content yang menarik.

Secara singkat, Whisnu membagikan poin-poin terkait membuat konten di social media, antara lain:

1.Tentukan segmentasi

Untuk memulai sosial media awalnya tentukan dulu jenis segmentasi masyarakat dengan ruang lingkup spesifik. “Pertama tentukan passion masing-masing yang setiap hari kalian lakukan, merasa senang dan pede untuk membagikan hal tersebut,” kata Whisnu.

Dengan membuat content yang disukai atau berdasarkan passion ini, Anda bisa membuatnya dari kegiatan sehari-hari. Lalu ketika punya passion yang sama dengan followers kita akan lebih nyambung dengan mereka, sehingga komunikasinya lebih mudah.

2.Tentukan platform social media

Setiap platform memiliki keunggulannya masing-masing. Segmentasi pengguna yang berbeda serta mengkonsumsi informasi yang berbeda. Ada beberapa yang sedang populer di Indonesia, ada YouTube, Instagram, TikTok bisa disesuaikan dengan format. Bila formatnya panjang sebaiknya di YouTube, kalau pendek videonya bisa di TikTok. Lalu bisa tentukan juga dari jenjang usianya misal Instagram lebih banyak dipakai oleh usia 18-24 tahun, sementara Facebook 25-29 tahun. Setelah fokus di satu platform baru bisa mengembangkan

3.Mengenal target followers

Mengenal apa kebutuhan dari target followes supaya ketahuan kapan merilis target konsumen. Sebagai contoh mengapa penting memastikan hal ini, agar bila target followers anak sekolah maka jangan merilis di saat jam sekolah.

4.Menentukan content strategy

Di bagian ini content creator perlu memikirkan bagaimana cara agar orang suka dengan content yang kita buat. Disebut content yang baik adalah memiliki 6 kriteria yaitu kontekstual, relatable, informatif, aktual, on-trend, serta interaktif yaitu terjadi komunikasi dua arah antara kita dengan followers sehingga bisa jadi ada diskusi dan sharing. Selain itu melihat algoritma di sosial media membuat postingan yang interaktif akan sangat bagus.

5.Tentukan Hastag

Tentukan #hastag yang sesuai dengan market atau juga bisa dengan ciptakan #hastag baru. Jangan lupa untuk jalin komunikasi dengan followers yang paling loyal. Jalin hubungan juga sebanyak-banyaknya dengan orang atau influencer lain.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Efrizal Zaida, Peaktisi, Dosen STT Nurul Fikri, Reza Hidayat, CEO Oreima Films, dan Rino, Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 10 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan