Warning: Creating default object from empty value in /home/u8477442/public_html/mediainternasional.com/wp-content/plugins/newsmax-core/lib/redux-framework/inc/class.redux_filesystem.php on line 28
Pemimpin Partai Oposisi India Sempat Ditahan dalam Protes Pemerkosaan – Media Internasional

Pemimpin Partai Oposisi India Sempat Ditahan dalam Protes Pemerkosaan



Polisi India menahan pemimpin utama Partai Kongres yang beroposisi, Rahul Gandhi dan saudara perempuannya Priyanka Gandhi, hari Kamis (1/10) setelah mencegah mereka mengunjungi desa di India utara di mana seorang wanita berusia 19 tahun dari kasta terendah India diduga diperkosa beramai-ramai bulan lalu dan kemudian meninggal di rumah sakit.

Serangan itu merupakan kekerasan seksual brutal terbaru terhadap perempuan yang menggemparkan India.

Seorang polisi, Manoj Dixit, mengatakan kedua pemimpin partai itu ditahan karena melanggar perintah yang melarang berkumpulnya empat orang atau lebih di daerah itu untuk mencegah kekerasan oleh pengunjuk rasa.

Kedua pemimpin itu dibawa kembali ke New Delhi oleh polisi dan dibebaskan Kamis malam.

Juga pada hari Kamis, puluhan mahasiswa mengadakan protes di ibu kota India dan di kota Hyderabad di India selatan. Mereka menuntut perlindungan bagi perempuan.

Di kampus Universitas Delhi, mahasiswa membakar patung Yogi Adityanath, pejabat tertinggi negara bagian Uttar Pradesh. Aksi pembakaran itu digagalkan oleh polisi. [lt/jm]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pendukung Assange Unjuk Rasa di Pengadilan Inggris

Jum Okt 2 , 2020
Para pendukung pendiri WikiLeaks Julian Assange berkumpul di luar gedung pengadilan pidana Old Bailey di London pada Kamis (1/10), pada hari yang diperkirakan akan menjadi hari terakhir sidang ekstradisinya. Para pengunjuk rasa membawa poster-poster yang mengecam sidang tersebut sebagai pengadilan politik dan menuntut pembebasan Assange. Sebagian mengenakan pakaian ala penjara dan kerudung hitam, sementara yang lain menabuh drum dan membunyikan klakson. Assange kemungkinan harus menghabiskan tiga bulan lagi di sel […]