Pemimpin Inggris Desak Lockdown Tiga Minggu



Pemimpin Partai Buruh Inggris yang beroposisi, Keir Starmer, Selasa (13/10) menyerukan agar pemerintah melakukan lockdown atau karantina wilayah selama tiga minggu guna menghentikan penyebaran Covid-19 di seluruh Inggris.

Starmer membuat usulan itu dalam sebuah pidato di London, sehari setelah Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan sebuah rencana kesiagaan kawasan tiga lapis yang dirancang untuk menyederhanakan berbagai pembatasan terkait pandemi Covid-19 di seluruh negara.

Namun Starmer mengatakan, Inggris kini berada dalam momen yang genting dalam melawan virus dan “kita tidak bisa memberi perdana menteri lebih banyak keleluasaan lagi.”

Dia juga mengatakan, gagasan lockdown ini berasal dari Scientific Advisory Group for Emergencies (SAGE) atau kelompok penasihat sains untuk masalah darurat.

Starmer mengusulkan agar hanya pekerjaan dan perjalanan esensial yang boleh dilakukan, dan semua pub, bar, dan restoran ditutup, tetapi juga diberi ganti rugi. Katanya, dia faham bahwa langkah-langkah ini akan membutuhkan “pengorbanan besar di seluruh negara.”

Usulan Starmer ini akan semakin mendesak pemimpin Inggris itu, yang membela keputusannya untuk tidak memberlakukan lockdown penuh, dan katanya dia berusaha menyeimbangkan kesehatan publik dan ekonomi. [jm/pp]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

“The Worth of a Girl” Raih Penghargaan Edward R. Murrow Award

Rab Okt 14 , 2020
Proyek multimedia Voice of America (VOA), “The Worth of a Girl,” tentang praktik kawin anak dan dampaknya pada kehidupan perempuan di seluruh belahan dunia, memenangkan anugerah tertinggi dari Radio Television Digital News Association (RTDNA). RTDNA menganugerahkan Edward R. Murrow Award pada VOA atas keunggulan dalam kategori media sosial. “The Worth of a Girl,” yang ditayangkan dalam 12 bahasa – pada format web, media sosial dan film dokumenter televisi – mengupas […]