Pelosi Isyaratkan Paket Stimulus Covid-19 akan Disepakati Sebelum Pilpres



Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi pada Minggu (18/10) mengatakan bahwa perjanjian dengan pemerintahan Trump mengenai paket stimulus pandemi virus corona baru harus disepakati dalam 48 jam ke depan atau tidak akan diselesaikan sama sekali sebelum pemilihan presiden pada 3 November.

Pelosi telah melakukan perundingan beberapa minggu dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, yang mewakili Presiden Donald Trump. Namun kedua pejabat itu belum menyepakati sebuah perjanjian meskipun jumlah kasus virus corona melonjak lagi di AS dan pemulihan ekonomi mengalami perlambatan.

Pelosi dan Mnuchin merundingkan paket yang bisa menelan biaya $1,8 triliun hinggia $2,2 triliun. Namun, belum menyetujui persyaratan mengenai rencana tes strategis nasional dan isu-isu lain. Kalaupun mereka meraih kesepakatan, sebagian Senator Republik mengatakan mereka menolak membelanjakan anggaran sebesar itu, di luar $3 triliun dolar yang disepakati beberapa bulan lalu oleh Kongres untuk pemulihan terkait virus corona.

Pelosi, di stasiun TV ABC, mengatakan apakah dia akan meraih kesepakatan atau tidak dengan Mnuchin sebelum Selasa (20/10) “bergantung pada pemerintahan Trump” dan komitmennya.

“Kami katakan kepada mereka kita harus (memutuskan) beberapa hal ini (dalam RUU). Apakah kita akan menyepakatinya atau tidak, dan apa bahasanya,” katanya.

Mnuchin mengatakan pekan lalu akan menerima tuntutan Pelosi untuk menjalankan rencana tes strategis nasional, tapi dengan beberapa penyesuaian kata.

Namun, Pelosi mengatakan, Minggu (18/10), bahwa dia menilai ‘penyesuaian’ Mnuchin itu signifikan, termasuk mengubah kata “harus” menjadi “boleh,” “persayaratan” menjadi “rekomendasi” dan “sebuah rencana” menjadi “sebuah strategi, bukan rencana strategis.”

Pelosi mengatakan perubahan kata itu akan memberi Gedung Putih terlalu banyak fleksibilitas dalam mengawasi paket virus corona. Mnuchin telah mengatakan bahwa dia tidak yakin faksi Demokrat di DPR akan memberi Trump kemenangan legislatif dua minggu sebelum pemilu.

Selain soal bahasa, Pelosi dan Mnuchin juga belum menyetujui pendanaan bagi kota dan negara bagian, penitipan anak, kredit pajak bagi warga AS berpenghasilan rendah, dan isu-isu lain. Kedua pihak ingin menyalurkan cek sebesar $1.200 lagi kepada sebagian besar warga AS dan memulihkan sebagian tunjangan pengangguran federal bagi para tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan.

Tunjangan pengangguran federal sebesar $600 seminggu telah habis masa berlakunya pada Juli. [vm/ft]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Twitter Blokir Cuitan Penasihat Tim Satgas Gedung Putih Soal Masker 

Sen Okt 19 , 2020
Dr. Scott Atlas, seorang neuroradiologi, adalah akademisi pada sebuah lembaga kajian berhaluan konservatif, penasihat sains President Donald Trump, dan anggota Satuan Tugas Virus Corona Gedung Putih. Dia juga merupakan orang terbaru dalam dunia Trump yang cuitannya diblokir oleh Twitter. Associated Press melaporkan pada akhir pekan, Atlas mencuit “Masker berfungsi? TIDAK,” dan mengatakan penggunaan masker secara luas tidak didukung. Twitter mengatakan kepada Associated Press bahwa cuitan itu melanggar kebijakannya yang melarang […]