Pasien Sembuh COVID-19 Sudah Mencapai 454.879 Orang – Berita Terkini


JAKARTA – Kesembuhan pasien dari Covid-19 terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan per 1 Desember 2020, pasien sembuh hari ini, bertambah lagi sebanyak 4.361 orang. Penambahan harian ini terus meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 454.879 orang atau 83,6%. 

Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian bertambah sebanyak 5.092 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, berjumlah 543.975 kasus. Meskipun demikian, jumlah kasus aktif, yakni pasien Covid-19 yang masih menjalani masa perawatan, per hari ini berjumlah 72.015 kasus atau 13,2% dari pasien terkonfirmasi. 

Untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 136 kasus dan kumulatifnya menjadi 17.081 16.945 kasus atau 3,1% dari pasien terkonfirmasi. Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 72.786 kasus. Spesimen selesai diperiksa sebanyak 51.232 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota. 

Dari urutan lima besar penambahan pasien sembuh per provinsi, DKI Jakarta urutan pertama dengan menambahkan 1.024 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 125.008 kasus.Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh sebanyak 714 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.763 kasus. 

Jawa Tengah hari ini ketiga terbanyak menambahkan pasien sembuh sebanyak 476 kasus dan kumulatifnya bertambah menjadi 40.046 kasus. Jawa Timur menempati urutan keempat dengan kesembuhan harian, sebanyak 373 pasien sembuh harian, namun kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 54.863 kasus. Dan Riau berada di urutan lima menambahkan kesembuhan dengan 292 kasus dan kumulatifnya 17.885 kasus.

Untuk rincian penambahan pasien terkonfirmasi positif harian per provinsi, DKI Jakarta hari ini urutan pertama harian, menambahkan sebanyak 1.058 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 137.919 kasus. Urutan kedua ada di Jawa Barat dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 878 kasus dan kumulatifnya mencapai 53.395 kasus.

Jawa Tengah urutan ketiga menambahkan pasien terkonfirmasi positif harian dengan menambahkan 730 kasus dan kumulatifnya, provinsi ini masih berada di urutan ketiga nasional dengan 56.626 kasus. Urutan keempat harian ada di Jawa Timur urutan keempat harian, menambahkan sebanyak 430 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 62.313 kasus. Dan Riau hari ini di urutan kelima dengan menambahkan 163 kasus dan kumulatifnya mencapai 20.238 kasus. 

Disamping itu, pada kasus pasien meninggal harian per provinsi, Jawa Timur urutan pertama harian dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 31 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 4.438 kasus. DKI Jakarta urutan selanjutnya mencatatkan 23 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua bertambah menjadi 2.683 kasus. 

Jawa Barat hari masuk ke urutan ketiga mencatatkan 13 kasus dan kumulatif pasien meninggal masih di urutan keempat tertinggi sebanyak 922 kasus. Lalu, Sumatera Barat masuk ke urutan keempat dengan menambahkan 9 kasus harian dan kumulatifnya 383 kasus. Dan Jawa Tengah menutup urutan 5 besar, menambahkan pasien meninggal sebanyak 7 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga sejumlah 2.370 kasus. 

Jakarta, 1 Desember 2020

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

(ISTA/QQ/MJS)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Asyik! Ditjen Dikti buka lagi lowongan magang untuk mahasiswa, ini persyaratannya

Sel Des 1 , 2020
KONTAN.CO.ID – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atau Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka lowongan magang untuk mahasiswa.  Melalui Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Ditjen Dikti Batch IV, mahasiswa bisa magang dengan posisi Tim Humas, Media Sosial, dan Kerjasama, mengutip unggahan di Instagram resmi Ditjen Dikti (1/12/2020). Mahasiswa yang lolos seleksi akan mengikuti program PKL selama tiga bulan. Program ini akan berlangsung pada Januari hingga Maret 2021.  Persyaratan umum Bagi mahasiswa yang […]