Paket Tunjangan Baru AS Cakup Layanan Kesehatan Mental, Penyalahgunaan Obat



Departemen Kesehatan dan Layanan Publik Amerika (Health and Human Services Departement/HHS), Kamis (1/10), mengumumkan peluang pendanaan baru bagi penyedia layanan kesehatan di garis depan dalam menghadapi pandemi virus corona.

Dana bantuan senilai $20 miliar ini akan disediakan lewat Administrasi Sumber Daya dan Layanan Kesehatan dan akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan yang sebelumnya telah menerima tunjangan Dana Bantuan Penyedia atau Provider Relief Fund untuk mengajukan dana tambahan.

Dengan program alokasi Distribusi Umum Tahap III ini, kerugian finansial dan perubahan biaya operasional akibat pandemi virus corona yang sebelumnya tidak tercakup, kini akan dipertimbangkan.

Mereka yang sebelumnya tidak memenuhi syarat menerima tunjangan ini, seperti penyedia yang baru mulai menggunakannya pada 2020, juga dapat mendaftar. Selain itu, sekelompok besar penyedia layanan kesehatan perilaku yang menangani masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan obat, yang diperburuk oleh pandemi virus corona ini, juga akan dapat menerima manfaat bantuan itu.

Laporan yang disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) baru-baru ini mendapati bahwa jumlah kasus yang mencakup gejala gangguan kecemasan meningkat tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan yang sama menunjukkan prevalensi gangguan depresi meningkat empat kali lipat sejak kuartal kedua 2019.

Untuk mendukung para penyedia layanan kesehatan mental, HHS bermitra dengan Administrasi Layanan Kesehatan Mental dan Penyalahgunaan Obat akan meningkatkan kelayakan pendanaan mereka. Pusat konseling bantuan, konselor kesehatan mental dan psikiater akan memperoleh manfaat program ini.

Paket tunjangan itu disepakati setelah HHS mengeluarkan lebih dari $100 miliar dana bantuan bagi para penyedia layanan kesehatan. Namun demikian banyak yang secara finansial masih berjuang, karena dampak Covid-19 ini.

Program distribusi baru itu akan mencakup pembayaran yang adil sebesar dua persen dari pendapatan tahunan, yang berasal dari perawatan pasien untuk semua pelamar; disamping pembayaran kerugian pendapatan dan biaya terkait pandemi.

Para penyedia layanan kesehatan ini dapat mulai mendaftar untuk mendapatkan dana ini mulai 5 Oktober. [em/pp]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Barbados Berencana Putuskan Hubungan dengan Ratu Inggris

Jum Okt 2 , 2020
VOA —  Barbados berencana mencopot Ratu Elizabeth dari Inggris sebagai kepala negaranya dan menjadi sebuah republik. Para pengamat mengemukakan bekas koloni Inggris itu memperdebatkan langkah itu selama beberapa dekade tetapi gerakan Black Lives Matter dan kebencian atas perlakuan Inggris terhadap migran Karibia berperan sebagai katalisator. Akan tetapi seorang anggota parlemen Inggris terkemuka menyalahkan China yang menekan Barbados agar memutuskan hubungan dengan Inggris. Ratu Elizabeth mengunjungi Barbados terakhir kali pada malam […]