Obama, Bush & Clinton bersedia menerima vaksin COVID-19 di depan umum


ILUSTRASI. Mantan Presiden AS George W. Bush, Barack Obama, dan Bill Clinton

Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID – WASHINGTON. Gestur menarik dilakukan para mantan Presiden AS, yakni Barack Obama, George W. Bush, dan Bill Clinton. Ketiga mantan presiden ini mengumumkan bersedia menerima vaksin COVID-19 di depan umum demi meningkatkan kepercayaan warga.

Keputusan ini diambil para tokoh tersebut di tengah banyaknya kelompok yang meragukan khasiat nyata dari vaksin.

Dikutip dari Forbes, ketiganya secara sukarela menerima vaksin COVID-19 di depan umum dan di depan kamera demi meningkatkan kepercayaan publik yang goyah terhadap keamanan vaksin.

Ketiga mantan presiden mengatakan bahwa mereka ingin berperan aktif dalam mendorong masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 saat Food and Drug Administration telah mengesahkannya nanti.

Kepada radio SiriusXM, Obama mengatakan bahwa dirinya memahami mengapa komunitas Afrika-Amerika khususnya akan waspada terhadap suntikan, merujuk pada sejarah panjang eksploitasi oleh lembaga medis, seperti dalam studi sifilis Tuskegee.

Baca Juga: Sekjen PBB kecam negara-negara yang mengabaikan COVID-19

“Faktanya adalah, bahwa vaksin merupakan alasa mengapa kita tidak terkena penyakit seperti polio, cacar, dan campak, yang biasa memusnahkan seluruh populasi dan masyarakat,” ungkap Obama, seperti dikutip Forbes.

“Saya mungkin akan menerima vaksin itu di TV atau merekamnya, hanya agar orang tahu bahwa saya mempercai sains ini,” lanjut Obama.

Sejalan dengan itu, Bush juga disebut telah menghubungi Dr. Anthony Fauci, kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, dan Dr. Deborah Birx, koordinator satuan tugas Covid-19 Gedung Putih, untuk dengan senang hati mendapatkan vaksinnya di depan kamera setelah terbukti aman dan diberikan kepada populasi prioritas.

Sekretaris pers Bill Clinton juga mengonfirmasi bahwa dia akan menerima vaksin COVID-19 dan dengan senang hati melakukannya di tempat umum demi membantu mendorong semua orang Amerika untuk melakukan hal yang sama.






Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemulihan Dunia akibat Covid-19 Butuh Tahunan 

Jum Des 4 , 2020
Sekjen PBB Antonio Guterres, Kamis (3/12), mengatakan dampak yang telah ditimbulkan pandemi virus corona secara global tidak akan selesai hanya dengan vaksin saja dan pemulihan penuh akan membutuhkan waktu bertahun-tahun, atau mungkin puluhan tahun. “Dampak sosial dan ekonomi pandemi ni sangat luar biasa, dan terus meluas,” ujar Guterres dalam sesi khusus Majelis Umum PBB yang dilangsungkan untuk mengkaji tanggapan global terhadap dampak virus corona. Sebuah laporan PBB yang dirilis pada […]