Nestle akan Gelontorkan Rp 50,58 Triliun untuk Pangkas Emisi Karbon



Nestle, Kamis (3/12), menyatakan rencananya untuk menginvestasikan 3,2 miliar franc Swiss (setara dengan Rp 50,48 triliun) selama lima tahun ke depan sebagai langkah untuk mencapai emisi nol persen pada tahun 2050.

Reuters mengutip perusahaan makanan terbesar dunia itu dalam sebuah pernyataan, melaporkan sebagai langkah pertama, mereka ingin mengurangi separuh emisinya pada 2030. Selain itu juga menggunakan 100 persen listrik yang menggunakan energi terbarukan di 800 lokasi di seluruh dunia pada 2025.

Produsen cokelat batangan KitKat dan kopi Nescafe itu menghasilkan 92 juta ton gas rumah kaca pada 2018. Mereka mengatakan akan membiayai investasi ini terutama melalui efisiensi operasional dan struktural untuk menjaga pendapatan inisiatif tetap netral.

Perusahaan asal Swiss ini akan bekerja dengan petani dan pemasok untuk mempromosikan praktik pertanian regeneratif – seperti memulihkan kesehatan tanah-. Mereka berharap bisa mendapatkan lebih dari 14 juta ton bahan-bahannya dari petani yang menggunakan teknik ini pada tahun 2030.

Mereka juga ingin meningkatkan program reboisasi, menanam 20 juta pohon setiap tahun selama 10 tahun ke depan di daerah sumber bahan-bahannya.

Nestle juga mengatakan ingin mengimbangi semua perjalanan bisnis pada tahun 2022, dan meningkatkan jumlah merek ‘netral karbon’, terutama dengan memperluas penawaran berbahan dasar nabati. [ah/au]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tok, PBB hapus ganja dari daftar narkotika paling dikontrol ketat

Kam Des 3 , 2020
ILUSTRASI. Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan KONTAN.CO.ID – WINA. Badan narkotika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (2/12) sepakat untuk menghapus ganja dari kategori obat-obatan narkotika yang paling dikontrol ketat. Keputusan mengeluarkan ganja tersebut mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuat penelitian tentang penggunaannya untuk keperluan medis lebih mudah. Pertemuan tahunan Komisi Obat-obatan Psikotropika Badan PBB untuk Narkotika dan Kejahatan (UNODC) di Wina, Austria, sepakat menghapus ganja dan resin ganja […]