Mulai November, Indonesia Bebankan PPN 10% pada Microsoft



Indonesia menambahkan delapan perusahaan teknologi lagi, termasuk Alibaba Cloud (Singapore) Pte Ltd dan Microsoft Corp, ke dalam daftar bisnis yang harus membayar pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen dari penjualan.

Reuters melaporkan, Jumat (9/10), otoritas pajak telah menunjuk 36 perusahaan yang berkewajiban membayar PPN sejak 7 Juli, termasuk Netflix Inc, Alphabet Inc Google Asia Pasifik di antara perusahaan teknologi lainnya.

Nama lainnya adalah GitHub, Microsoft Regional Sales, UCWeb Singapore, To The New Pte, Coda Payments, dan Nexmo Inc.

Direktorat Jenderal Pajak mengatakan dalam sebuah pernyataan, Jumat (9/10), perusahaan-perusahaan tersebut harus mulai mengenakan PPN kepada pengiklan dan pelanggan lainnya mulai 1 November. [ah/au]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

150 Juta Orang di Dunia Jatuh Miskin Akibat Covid-19

Jum Okt 9 , 2020
Bank Dunia, Rabu (7/10), memprediksi kondisi perekonomian yang suram sebagai imbas dari pandemi virus corona. Badan tersebut memperkirakan hingga 150 juta orang bisa tergelincir ke dalam jurang kemiskinan yang ekstrem, hidup dengan kurang dari $ 1,90 (Rp 28 ribu) per hari, pada akhir tahun depan. Namun, kondisi tersebut amat tergantung pada kondisi perekonomian suatu negara selama pandemi Covid-19. Associated Press melaporkan, negara-negara berpenghasilan menengah diprediksi akan memiliki 82 persen kelompok […]