Moms, perhatikan 4 syarat ini dalam memberikan MPASI pada bayi


KONTAN.CO.ID –  Makanan Pendamping ASI (MPASI) perlu diberikan untuk bayi pada umur tertentu.  Pemberian MPASI ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada bayi.

Sebelum Anda mulai memberikan MPASI, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan pedoman lengkap tentang MPASI untuk ibu. Pedoman tersebut terdapat di buku Kesehatan Ibu dan Anak. 

Bagi Anda yang akan memberikan MPASI pada buah hati, simak syarat yang perlu diperhatikan di bawah ini.

Daftar ini dihimpun KONTAN.co.id dari Buku KIA tahun 2020 bagian anak. 

Anda perlu memperhatikan waktu saat mulai memberikan MPASI. MPASI diberikan saat gizi ASI sudah tidak mencukupi kebutuhan gizi bayi.

Pemberian MPASI bisa dilakukan mulai bayi umur 6 bulan.

Baca Juga: Asyik! Ditjen Dikti buka lagi lowongan magang untuk mahasiswa, ini persyaratannya

Saat memberikan MPASI, Anda perlu mempertimbangkan jumlah, frekuensi, tekstur, dan variasi makanan. Anda perlu memenuhi makanan pokok seperti beras, biji-bijian, kentang, dan lain-lain. 

Protein juga perlu dipenuhi dalam MPASI. Protein hewani sangat dianjurkan dalam MPASI. Namun, Anda bisa juga memberikan protein nabati pada bayi. 

Protein hewani untuk MPASI bisa berupa daging ikan, ayam, hati, telur, daging sapi, udang, serta susu dan hasil olahannya. Kacang-kacangan seperti kedelai dan kacang hijau bisa menjadi sumber protein nabati MPASI.

Lemak juga penting ditambahkan pada MPASI. Lemak tersebut ditambahkan saat proses pengolahan. Santan dan penambahan minyak bisa digunakan pada MPASI.

Buah dan sayur yang mengandung vitamin A dan C bisa mulai diberikan pada bayi.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menantu bin Laden divonis seumur hidup

Rab Des 2 , 2020
23 September 2014 Sumber gambar, al jazeera Keterangan gambar, Abu Gaith mengaku diminta bin Laden jadi jubir al-Qaida malam sebelum 11 September. Menantu pendiri al-Qaida Osama bin Laden, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup untuk berbagai perkara terorisme dalam sidang pengadilan di New York. Bekas juru bicara Al Qaida, Sulaiman Abu Ghaith, 48, adalah pejabat tertinggi al-Qaida yang diadili di Amerika sejak serangan 11 September 2001. Ulama berkewargaan Kuwait itu ditangkap […]