Merger Grab dan Gojek Semakin Dekat



CEO Grab di Singapura mengatakan kepada karyawannya dalam memo internal pada Kamis (3/12) bahwa perusahaan saat ini tengah berada dalam posisi untuk melakukan akuisisi. Hal ini dilakukan menyusul laporan bahwa pihaknya sedang melakukan langkah merger dengan saingan regionalnya, Gojek.

Reuters mengutip Bloomberg melaporkan kedua perusahaan telah membuat kemajuan substansial dalam pembicaraan untuk menggabungkan dua perusahaan rintisan (startup) paling berharga di Asia Tenggara itu.

Sumber yang mengetahui masalah ini sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa selama beberapa tahun terakhir, investor besar dari kedua perusahaan telah mendukung penggabungan kedua perusahaan yang merugi.

“Ada spekulasi lagi tentang kesepakatan Gojek,” kata Anthony Tan kepada karyawan dalam sebuah catatan di platform komunikasi internal perusahaan, yang dilihat oleh Reuters.

“Momentum bisnis kami bagus, dan seperti rumor konsolidasi pasar lainnya, kami adalah orang-orang yang berada dalam posisi untuk mengakuisisi.”

Tan tidak merinci secara spesifik tentang kemungkinan kesepakatan dengan Gojek. Grab menolak berkomentar atas memo Tan dan laporan media. Gojek menolak berkomentar.

Grab, startup terbesar di Asia Tenggara, kini bernilai lebih dari $ 15 miliar, Reuters melaporkan pada Oktober berdasarkan sumber yang mengetahui masalah tersebut. Sedangkan kekayaan Gojek diperkirakan mencapai $ 10 miliar. [ah/ft]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

​Kenali, inilah 3M Plus untuk pencegahan demam berdarah

Kam Des 3 , 2020
KONTAN.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah tersebar di 472 kabupaten/kota di 34 provinsi. Sementara itu, kematian akibat DBD terjadi di 219 kabupaten/kota. Dirangkum dari laman resmi Kemenkes, kasus DBD tahun ini sampai dengan Minggu ke-49 sebanyak 95.893, sementara jumlah kematian akibat DBD sampai dengan Minggu ke-49 sebanyak 661.  Per tanggal 30 November 2020 ada 51 penambahan kasus DBD dan 1 penambahan kematian akibat […]