Masyarakat Cerdas Bermedia Digital Harus Disertai Etika

  • Bagikan
banner 468x60


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Menurut survei We Are Social Digital 2021: The Lates Insight Into The State of Digital, sebanyak 202,6 juta penduduk Indonesia telah menggunakan internet. 

Fakta ekosistem pengguna internet di Indonesia tersebut mengungkap kenaikan sebesar 15,5% atau 27 juta pengguna dibandingkan Januari 2020 saat pandemi Covid-19 mulai terjadi.

banner 336x280

Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist mengungkapkan, berinteraksi secara digital akhirnya menjadi adaptasi baru dan setiap orang harus memahami etika serta nilai-nilainya.

Apalagi menurutnya, saat berkolaborasi secara digital, harus ada kemampuan berinteraksi sesuai etika yang merupakan human skills dalam berkomunikasi.

“Termasuk juga hard skills berupa penguasaan terhadap perangkat media digital yang digunakan,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Jum’at (8/10/2021).

Etika yang merupakan standar dan penilaian moral, mencakup analisis dan penerapan konsep benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab harus menjadi dasar seseorang berinteraksi digital.

Hal tersebut karena di saat berinteraksi digital, akan ada rekam jejak digitalnya berupa obrolan chat di What’sApp dan unggahan di media sosial.

Sehingga dalam berinteraksi digital tentu ada tanggung jawabnya. Hal inilah yang harus disadari orang Indonesia dengan kondisi bisa disebut sudah melek digital dengan 202,6 juta pengguna internet.

Dari survei Digital Civility Index (DCI) 2020 oleh Microsoft yang dirilis Februari 2021 mengungkap netizen Indonesia sebagai yang paling tidak sopan se-Asia Pasifik.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Hadir pula nara sumber seperti Pringgo Aryo, seorang Produser dan Komposer Musik, Arief Lestadi, Founder NAS Consulting & Research, serta Eddy P. Purnomo, Digital Business Project Manager OCBC NISP.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.

Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 88 kali dilihat,  7 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan