Layanan Kolaborasi Online Slack Alami Gangguan Global


Layanan komunikasi dan kolaborasi daring Slack mengalami gangguan di seluruh dunia Senin (4/1), ketika jutaan orang mulai bekerja lagi setelah libur Natal dan Tahun Baru.

“Tim kami sedang melakukan penyelidikan, dan kami minta maaf atas kesulitan yang disebabkan,” kata Slack dalam pernyataan yang diunggah ke Twitter.

Popularitas Slack meningkat karena banyak orang bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi virus corona. Berdasarkan data terbaru, perusahaan itu mengatakan memiliki 12 juta pengguna setiap hari. Saham Slack meningkat 80% dalam setahun belakangan.

Menurut Associated Press, gangguan layanan terjadi mulai pukul 10 pagi waktu Amerika timur. Gangguan itu dilaporkan di AS, Jerman, India, Inggris, Jepang dan negara-negara lain.

Gangguan layanan itu merupakan yang terbaru yang dialami perusahaan-perusahaan teknologi. Layanan Google, Zoom dan beberapa produk Microsoft juga pernah mengalami gangguan beberapa bulan belakangan.

Menurut Bloomberg, Salesforce.com sepakat untuk membeli Slack Technologies, Inc. tahun lalu sebesar $27,7 miliar dolar atau lebih dari 385 triliun rupiah. [vm/jm]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

AS Batalkan Keputusan untuk Pulangkan Kapal Induk dari Timur Tengah

Sel Jan 5 , 2021
Amerika Serikat membatalkan keputusan untuk mengirim pulang sebuah kapal induk yang beroperasi di Timur Tengah, seraya menyebut alasan ketegangan dengan Iran. Penjabat Menteri Pertahanan Christopher Miller mengemukakan dalam suatu pernyataan Minggu (3/1) malam, langkah itu diambil sebagai tanggapan atas “ancaman baru-baru ini yang dikeluarkan para pemimpin Iran terhadap Presiden Trump dan para pejabat pemerintah AS lainnya.” “USS Nimitz akan tetap ditempatkan di daerah operasi Komando Sentral AS. Tidak seorang pun […]