Lagi kasus corona di Indonesia rekor, ini pedoman baru pemakaian masker dari WHO


KONTAN.CO.ID – JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperketat pedoman pemakaian masker untuk mencegah penyebaran virus corona baru. Panduan anyar ini mereka rilis Rabu (2/12). 

Indonesia pada Kamis (4/12) mencatat kasus baru virus corona 8.369. Ini merupakan peningkatan infeksi harian tertinggi sejak pandemi bergulir di negara kita. 

Dalam pedoman baru WHO, orang-orang yang tinggal di daerah penyebaran virus corona harus selalu memakai masker di toko, tempat kerja, dan sekolah yang ventilasinya kurang baik.

Jika tidak bisa menjaga jarak fisik setidaknya 1 meter, orang-orang di tempat-tempat tersebut, termasuk anak-anak dan siswa berusia 12 atau lebih, wajib mengenakan masker meskipun ruangannya berventilasi baik.

“Mereka juga harus memakai masker di luar ruangan jika tidak bisa menjaga jarak fisik,” kata WHO dalam pedoman barunya seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: PBB: Tahun ini, 2020, telah menjadi tahun yang tiada duanya

Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan, rekomendasi tersebut adalah di antara perubahan terbesar pada panduan organisasi yang bermarkas di Jenewa, Swiss, itu tentang pemakaian masker.

“Jika di dalam ruangan, kecuali jika ventilasi memadai, WHO menyarankan masyarakat umum harus memakai masker non-medis, terlepas dari apakah bisa menjaga jarak fisik minimal 1 meter,” sebut WHO. 

WHO juga menyarankan “universal masking” alias semua orang wajib memakai masker di semua fasilitas perawatan kesehatan, termasuk di area umum seperti kafetaria.

Petugas kesehatan bisa mengenakan masker N95 jika tersedia saat merawat pasien Covid-19. Tetapi, menurut WHO, satu-satunya perlindungan yang terbukti adalah ketika mereka melakukan aerosol-generating procedures.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satgas Covid-19: Jangan Sampai Keterbatasan Alat Kesehatan Menghambat Hak Masyarakat - Berita Terkini

Jum Des 4 , 2020
JAKARTA – Berdasarkan data per 1 Desember 2020 tentang distribusi alat material kesehatan dari pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19, saat ini sudah didistribusikan sebanyak 1.315 portable ventilator yang diberikan kepada 34 provinsi seluruh Indonesia.  Namun, apabila fasilitas kesehatan di daerah mengalami hambatan dalam pelayanan kesehatan akibat sarana dan prasarana, untuk segera melaporkan kepada Satgas Covid-19. Karenanya, ia berharap pelayanan kesehatan di berbagai daerah terhambat karena kekurangan alat kesehatan.  “Jangan sampai […]