Kita tidak bisa hanya tunggu vaksin, harus selamatkan nyawa dengan alat yang ada


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID – JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, memastikan akses yang adil ke vaksin virus corona baru, diagnostik, dan terapeutik bukan hanya hal yang benar untuk dilakukan.

“Itu adalah hal cerdas yang dapat dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi global,” katanya saat membuka Komite Regional WHO Mediterania Timur, Senin (12/10), seperti dikutip laman resmi organisasi yang berbasis di Jenewa, Swiss, itu.

“Tapi, kita tidak bisa hanya menunggu vaksin (virus corona). Kita harus menyelamatkan nyawa dengan alat yang kita miliki,” tegas dia.

Ketika kasus virus corona meningkat di seluruh wilayah di dunia, Tedros mengungkapkan, WHO mendesak negara-negara untuk fokus pada empat prioritas penting:

Baca Juga: Waspada! WHO: 1 dari 10 orang mungkin terinfeksi virus corona

Pertama, cegah peristiwa atau acara yang meningkatkan penyebaran virus corona. Di seluruh dunia, ledakan kasus ada kaitannya dengan pertemuan di stadion, klub malam, tempat ibadah, dan keramaian lainnya.

Kedua, melindungi yang rentan. Ini untuk menyelamatkan nyawa sekaligus mengurangi beban sistem kesehatan pasien yang sakit parah dan kritis.

Ketiga, mendidik dan memberdayakan masyarakat untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. “Menjaga jarak, kebersihan tangan, etika pernapasan, dan penggunaan masker, semuanya dapat membantu mengekang penularan dan menyelamatkan nyawa, tidak dalam isolasi, tetapi bersama-sama,” ujar Tedros.

Dan keempat, bertahan dengan dasar-dasar kesehatan masyarakat: menemukan, mengisolasi, menguji dan merawat kasus, serta melacak dan mengarantina kontak mereka.

“Negara-negara yang melakukan empat hal ini, dan melakukannya dengan baik, dapat mencegah atau menahan penularan yang meluas dan menghindari keharusan memberlakukan kembali apa yang disebut lockdown,” sebut Tedros.

 





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sidang Konfirmasi Amy Coney Barrett Dimulai

Sel Okt 13 , 2020
Faksi Demokrat di Senat mencap calon hakim agung Amy Coney Barrett sebagai ancaman terhadap layanan kesehatan di Amerika dalam sidang dengar pendapat hari Senin (12/10) yang oleh faksi Republik diyakini akan berakhir dengan pengukuhan Barrett sebagai hakim agung, menggantikan mendiang Ruth Bader Ginsburg sebelum hari pemilu presiden. Guna mendukung persetujuan atas Barrett, perempuan berusia 48 tahun yang mengenakan masker dan selama sidang duduk diam, senator-senator faksi Republik menyebut pilihan Presiden […]