Kesembuhan COVID-19 di Jawa Tengah Meningkat



JAKARTA – Perkembangan harian penanganan COVID-19 Per 5 Januari 2020 menunjukkan kesembuhan meningkat menjadi menjadi 645.746 orang atau persentasenya meningkat menjadi 82,8%. Jumlah tersebut termasuk juga penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.643 orang. 

Untuk rincian sebaran daerah, Jawa Tengah urutan pertama menambahkan pasien sembuh sebanyak 1.549 kasus, meningkat dari sehari sebelumnya sebanyak 1.034 kasus. Dengan demikian, penambahan hari ini meningkatkan angka kesembuhan kumulatif mencapai 58.960 kasus dan berada di urutan keempat secara nasional. 

Urutan kedua harian, DKI Jakarta menambahkan pasien sembuh yang cukup tinggi mencapai 1.341 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 174.232 kasus. Diikuti Jawa Barat hari ini ketiga harian menambahkan sebanyak 1.083 kasus dan kumulatifnya kini menempati urutan kedua mencapai 76.158 kasus. 

Diikuti Jawa Timur keempat harian dengan 579 kasus dan kumulatifnya di urutan ketiga mencapai 75.546 kasus. Dan kelima harian di Sulawesi Selatan menambahkan pasien sembuh sebanyak 355 kasus dan kumulatifnya mencapai 29.472 kasus. 

Lalu, pada penambahan pasien terkonfirmasi positif, sebanyak 7.445 kasus dan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, mencapai 779.548 kasus. Melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, per hari ini berjumlah 110.693 kasus dan persentasenya menjadi 14,2%. Sementara positivity rate berada di angka 15,4%.

Selanjutnya, secara penambahan kasus terkonfirmasi positif harian, DKI Jakarta tertinggi sebanyak 1.824 kasus dan kumulatifnya juga masih yang tertinggi menjadi 192.899 kasus. Kedua harian berada di Jawa Barat menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.100 kasus dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 89.661 kasus. 

Ketiga harian ada di Jawa Tengah sebanyak 996 kasus dan kumulatifnya mencapai 86.545 kasus. Jawa Timur keempat harian dengan menambahkan 727 kasus dan kumulatifnya masih urutan ketiga mencapai 87.797 kasus. Dan kelima di Sulawesi Selatan menambahkan 639 kasus dan kumulatifnya mencapai 33.931 kasus.

Sementara, pada pasien meninggal hari ini bertambah sebanyak 198 kasus dan kumulatifnya mencapai 23.109 atau 3,0% dari pasien terkonfirmasi. Secara urutan harian, tertinggi berada di Jawa Timur sebanyak 54 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi bertambah menjadi 6.119 kasus. Jawa Tengah urutan kedua dengan menambahkan 53 kasus dan kumulatifnya urutan kedua, menembus angka 3.840 kasus. 

Ketiga harian di DKI Jakarta menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga mencapai 3.366 kasus. Jawa Barat berada di urutan keempat dengan menambahkan 8 pasien meninggal dan kumulatifnya masih di urutan keempat sebanyak 1.188 kasus. Kalimantan Timur masuk urutan kelima menambahkan 8 kasus dan kumulatifnya menjadi 777 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji harian pada 566 laboratorium jejaring COVID-19 di Indonesia hari ini, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 60.520 spesimen dan kumulatifnya 7.577.380 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 38.309 orang dan kumulatifnya 5.061.283 orang. 

Sementara jumlah negatif COVID-19 dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 30.864 orang dan kumulatifnya 4.281.735 orang. Untuk jumlah suspek tercatat ada 70.201 kasus. Dan pada sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Jakarta, 5 Januari 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

(ISTA/QQ/VJY)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Maret, Inggris Kemungkinan Baru Longgarkan "Lockdown"

Sel Jan 5 , 2021
Menteri Kabinet Inggris Michael Gove mengatakan, Selasa (5/1), belum pasti Inggris akan dapat mencabut lockdown nasional terkait virus corona pada pertengahan Februari. Gove mengatakan bahwa negara tersebut kemungkinan baru dapat melonggarkan beberapa pembatasan pada bulan Maret. Pernyataan Gove ini muncul sehari setelah Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan putaran baru lockdown. Sekolah-sekolah dan toko-toko yang dianggap tidak esensial diharuskan tutup, sementara negara itu mulai memvaksinasi para pekerja perawatan kesehatan dan warga […]