Kapal Pemecah Es Kembali dari Ekspedisi Setahun ke Kutub Utara



Sebuah kapal pemecah es milik Alfred Wegener Institute (AWI) kembali ke Jerman hari Senin (12/10) bersama dengan apa yang disebut para ilmuwan di kapal itu adalah bukti mengenai sekaratnya perairan Kutub Utara dan peringatan mengenai musim panas yang bebas es, setelah melakukan ekspedisi setahun.

Pemimpin ekspedisi itu, Markus Rex, mengatakan tim peneliti mengumpulkan banyak data yang akan digunakan untuk memperbaiki model ilmiah mengenai pemanasan global, untuk memprediksi perubahan iklim dalam beberapa dekade mendatang, khususnya di Kutub Utara, di mana perubahan itu terjadi lebih cepat daripada tempat lainnya di muka bumi ini.

Rex, ilmuwan atmosfer di AWI for Polar and Ocean Research Jerman yang menyelenggarakan ekspedisi itu, mengatakan, para ilmuwan menyaksikan langsung dampak dramatis pemanasan global terhadap es di Lingkaran Kutub Utara, yang dianggap sebagai “pusat perubahan iklim.”

RV Polarstern tiba di pelabuhan Bremerhaven di kawasan Laut Utara, 389 hari setelah memulai misinya.

Lebih dari 300 ilmuwan dari 20 negara, termasuk AS, Inggris, Perancis, Rusia dan Tiongkok berpartisipasi dalam ekspedisi berbiaya 177 juta dolar itu. [uh/ab]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

5 Cara merawat wajah pria terbaik agar bersih dan sehat

Sen Okt 12 , 2020
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tak hanya wanita, pria juga bisa mengalami berbagai macam masalah kulit wajah. Mulai dari kulit yang terlihat kusam, muncul jerawat dan bekasnya sulit hilang, serta masalah lainnya. Cara merawat wajah pria berikut ini bisa Anda praktikkan agar kesehatan kulit tetap terjaga. Cuci Wajah Sebelum Tidur Setelah melakukan berbagai macam aktivitas di siang hari, ada banyak kotoran yang menempel di wajah. Jika tak dibersihkan, kotoran-kotoran itu akan menyumbat pori-pori […]