Jaksa Agung ST Baharuddin Kena Teror Berita


MATRANEWS.id —   Berita  mengenai ada CV Jaksa Agung Muda (JAM) masuk “ring satu” di Kementerian Sekretariat  Negara.

“Ada orang yang punya libido pengin menggantikan Bapak menjadi Jaksa Agung,” seorang politikus PDIP itu mengungkap hal ini ke media masa.

Nama ini, masih menurut Arteria,  JAM itu sedang  bermain-main sehingga  didorong ke Jokowi untuk “menggoyang”  ST Burhanuddin.

Kebakaran Gedung Jaksa Agung  sebelum penyidik Polisi mengungkap, bahwa gedung “sengaja dibakar oleh oknum tersangka”.  Di awal berita yang digulirkan,  kesalahan ini  soal kasus kasus JT berkait hubungannya dengan ST Baharuddin (Kepala Kejaksaan).

Berita  Jaksa ST Baharudin yang sempat naik pamor-nya, kala berani mengungkap kasus Jiwasraya.  Ada konsekuansi dalam  mengangkat institusi Kejaksaan Agung, mengalahkan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kini,  giliran diserang berita minus, Kepala Kejasaan ia disebut-sebut memiliki “gundik” dan terakhir masuk-nya surat dakwaan Pinangki Sirna Malasari juga bagian dari “drama” itu.

Pihak yang diduga sakit hati tengah memainkan kasus yang tengah menimpa Kejaksaan Agung.

Menurut Arteria, tindakan tersebut mengganggu soliditas internal Kejaksaan Agung secara keseluruhan.

“Untuk memojokkan Jaksa Agung dan mendiskreditkan dan merongrong kepemimpinan dan menyandra Pak Jaksa Agung?” beber Arteria Dahlan, anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP.

Menurutnya, sikap itu merupakan tindakan culas terhadap kasus yang tengah menimpa Kejagung.  “Jangan sampai kasus ini ditunggangi oleh kepentingan yang menggeser posisinya Pak Jaksa Agung,” papar Arteria.

“Pak Jaksa Agung pernah bilang kalian semua ada waktunya menjadi Jaksa Agung,” Arteria mengutip pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat buka suara ke internal tim Adyaksa.

Jaksa Agung ST Burhanuddin di-warning Arteria Dahlan.

Politikus PDI-P ini juga mengungkap rangkaian curiga, mengenai cleaning service  yang tiba-tiba melonjak Rp 100 juta.

Bahkan, kata dia, setiap kali diperiksa sebagai saksi kasus kebakaran selalu didampingi anak buah mantan Jaksa Agung Muda (JAM).

“Apa benar dicek juga rekening uangnya di atas seratus juta tuh cleaning service. Apa benar kalau dia diperiksa didampingi anak buahnya mantan JAM,” kata Arteria, Kamis, 24 September.

Bahkan, kata Arteria, cleaning service yang bekerja di lantai dasar punya akses sampai lantai enam. Lantai yang disebut awal mula sumber api kebakaran Gedung Kejagung.

“(Cleaning service) lantai dasar kok bisa sampai ke lantai enam yang ditengarai dia itu bukan hanya cleaning service bisa berbuat sesuatu.

Apa benar pak ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin. Kalau dibotakin hati-hati pak sulit kalau mau cek DNA rambutnya sudah plontos,” ujarnya.

Dia mendorong kepolisian mengungkap aktor intelektual kejadian ini.

“Harus diusut siapa yang melakukan, katanya polisi kan ada, siapa yang membantu melakukan, siapa aktor intelektual, apa karena kesengajaan atau kelalaian atau apa ini agar tidak terlalu lama spekulasi kejaksaan atau apa,” pungkasnya.

baca juga:   KPK Turun Pamor, Kejaksaan Mendapat Serangan Teror

 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pentingnya literasi gizi di saat menghadapi pandemi

Ming Sep 27 , 2020
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di saat menjalani kebiasaan baru, PT Frisian Flag Indonesia kembali menggelar Gerakan Nusantara (Genus)  secara daring bersama 700 guru dan orang tua dari sekolah dasar yang ada di wilayah DKI Jakarta, Sabtu kemarin (26/9). Kegiatan yang masuk tahun kedelapan tersebut membahas soal pendidikan gizi di saat keberlangsungan pembelajaran daring di rumah-rumah atau belajar dari rumah (BDR). Meski banyak anak sekolah menjalankan belajar dari rumah, namun Frisian Flag […]