Isolasi mandiri di rumah, ini lima hal penting yang perlu OTG Covid-19 lakukan

Genre: Kesehatan
Dilihat: 0 views


KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasien positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala atawa OTG yang menjalani isolasi mandiri di rumah, sebisa mungkin menghindari sentuhan dengan anggota keluarga lainnya guna menghindari penularan virus corona baru.

Dokter Spesialis Paru-paru RS Siloam ASRI Jakarta dr. Maydie Esfandiari, Sp.P mengatakan, pasien Covid-19 dengan status OTG boleh menjalani isolasi mandiri di rumah selama memiliki tempat. 

“Jika tempatnya tak memungkinkan, lebih baik ke rumahsakit atau tempat isolasi mandiri yang telah pemerintah setempat sediakan,” katanya dalam talkshow di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Kamis (8/10).

Tapi, Maydie menekankan, jika pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah mengalami gejala sesak nafas, nyeri dada, atau merasa tak nyaman, maka segera lah pergi ke rumahsakit.

Baca Juga: 4 Syarat yang harus diketahui jika pasien Covid-19 OTG ingin isolasi mandiri di rumah

Saat menjalani isolasi mandiri di rumah, menurut Maydie, ada lima hal penting yang perlu pasien Covid-19 berstatus OTG perhatikan, yakni:

Pertama, pantau suhu tubuh dua kali sehari guna memastikan kondisi stabil. Jika suhu badan terus naik, maka segera periksakan ke rumahsakit terdekat. 

Kedua, pasien harus berada di dalam kamar dan tidak keluar guna menghindari penularan ke anggota keluarga lainnya. Bagi anggota keluarga, harus selalu menggunakan masker.

“Diusahakan saat menjalani isolasi mandiri tidak melakukan kontak kepada siapapun,” imbuh Maydie.

Baca Juga: Cara mencegah penularan Covid-19 saat isolasi mandiri di rumah



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *