Iran Diperlakukan Seperti George Floyd di AS 



Presiden Iran Hassan Rouhani menggunakan kasus kematian George Floyd sebagai metafora atas perlakuan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dalam pidatonya di PBB, Selasa (22/9). Ia menyatakan tindakan itu “mengingatkan pada pengalaman kami sendiri.”

Dalam pidato yang direkam sebelumnya, Rouhani mengatakan, video yang disiarkan ke dunia mengenai perlakuan polisi AS terhadap seorang laki-laki kulit hitam Amerika mengingatkan pada pengalaman Iran sendiri. Presiden Iran itu menambahkan, ia langsung mengenali kaki yang berlutut di atas leher itu sebagai kaki arogansi di leher bangsa-bangsa yang merdeka.

Iran dan AS telah berselisih dalam berbagai tingkatan sejak Revolusi Islam Iran pada 1979 dan penyanderaan 50 warga Amerika di Teheran selama 444 hari. Banyak dari apa yang disampaikan Rouhani ditujukan kepada AS.

Ia juga tampaknya merujuk pada kesepakatan perdamaian baru-baru ini yang dicapai Israel dan Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Ia mengatakan, Iran tidak pernah mengabaikan pendudukan, genosida, pemindahan paksa, dan rasisme di Palestina. Dan Iran tidak pernah membuat kesepakatan tentang Palestina dan hak-hak fundamental rakyat Palestina. [mg/ka/lt]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Arab Saudi akan Buka Umrah Bertahap Mulai 4 Oktober 

Rab Sep 23 , 2020
Arab Saudi secara bertahap akan membuka kembali umrah mulai 4 Oktober. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan hal itu pada Selasa (22/9), setelah ibadah itu dihentikan pada Maret karena pandemi virus corona. Pada tahap pertama, “6.000 warga dan penduduk kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah per hari mulai 4 Oktober,” kata kementerian itu dalam pernyataan yang diterbitkan Kantor Pers Arab Saudi. Kementerian itu menambahkan umrah bagi Muslim dari luar kerajaan […]