Inilah bahaya menggunakan masker yang kotor


KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menggunakan masker tidak boleh sembarangan. Kita harus memastikan, masker yang digunakan selalu bersih. Itu sebabnya, masker kain yang kita pakai sehari-hari juga harus rajin dicuci. 

Memakai masker yang kotor ternyata dapat memicu gangguan kesehatan. Selain jerawat di dagu, beberapa orang diketahui menderita sakit tenggorokan setelah memakai masker untuk jangka waktu yang lebih lama dan tidak mencucinya. 

Jadi, jika kamu telah meninggalkan masker di dalam mobil, memakainya berulang kali, ada risiko besar menderita sakit tenggorokan. 
Dokter pengobatan keluarga Neha Vyas, MD, menjelaskan mengapa sakit tenggorokan terjadi dan bagaimana masker kotor yang penuh kuman dan beberapa variabel lain yang dapat menyebabkannya. 

Apa penyebab sakit tenggorokan dan apakah orang-orang tertentu lebih sering mengalaminya? 

Baca Juga: Apa itu masker scuba yang dianggap tidak efektif cegah virus corona?

“Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau penyebab iritasi lingkungan. Bisa juga disebabkan oleh ketegangan vokal (terlalu banyak menggunakan suara), udara kering, atau kondisi yang disebut refluks gastroesofageal, atau Gerd,” kata Vyas. 

Siapa pun bisa mengalami sakit tenggorokan, tetapi orang dengan sistem kekebalan yang lemah, penderita alergi dan mereka yang pekerjaannya menggunakan suara keras mungkin sangat rentan terhadapnya.

Mengapa kita bisa sakit tenggorokan setelah memakai masker dalam waktu lama?

“Pemakai masker sering kali membuat orang harus berbicara lebih keras agar bisa didengar orang lain. Ini dapat menyebabkan ketegangan vokal,” kata Dr. Vyas. 

“Di sisi lain, mungkin dari virus atau kuman yang berada di dalam masker yang tidak bersih, baik karena sering digunakan tanpa dicuci atau sering dilepas dengan tangan yang tidak bersih.”  

Baca Juga: Apakah masker kain efektif menangkal infeksi Virus Corona?

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Banyak Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit di Malaysia, Indonesia Alami Eksploitasi

Jum Sep 25 , 2020
Penyelidikan yang dilakukan kantor berita Associated Press (AP) mendapati, banyak pekerja di Malaysia dan negara tetangganya Indonesia, yang terdiri dari jutaan pekerja dari beberapa negara termiskin di Asia, mengalami berbagai bentuk eksploitasi. Pelanggaran paling serius termasuk mempekerjakan buruh anak-anak, perbudakan langsung dan tuduhan-tuduhan pemerkosaan. Kedua negara itu diperkirakan menghasilkan sekitar 85 persen pasokan minyak sawit dunia bernilai sebesar $65 miliar. Minyak kelapa sawit hampir tidak mungkin dihindari. Minyak jenis itu […]