Inilah 5 cara membedakan gejala corona dengan pilek biasa


KONTAN.CO.ID – Jakarta. Pandemi virus corona masih berlangsung di seluruh negeri. Di sisi lain, cuaca berubah-ubah belakangan ini, kadang panas tapi tiba-tiba turun hujan. Perubahan cuaca menjadikan orang pilek atau influenza. Lalu bagaimana membedakan gejala corona dengan pilek biasa?

Flu dan Covid-19 sebenarnya disebabkan virus yang berbeda akan tetapi gejala keduanya bisa sangat mirip. Hal ini kerap menimbulkan kebingungan, apakah seseorang tengah mengalami flu ataukah dirinya trinfeksi virus corona.

Mengutip ABC News sebetulnya tidak ada cara yang benar-benar efektif untuk membedakan gejala corona dengan pilek biasa. Satu-satunya cara untuk membedakan gejala corona dengan pilek biasa adalah dengan dengan melakukan tes.

Meskipun demikian berikut ini sejumlah gejala corona dengan pilek biasa yang mungkin membantu Anda melakukan identifikasi awal virus corona.  Melansir dari Mens Health, flu musiman umumnya memberikan gejala yakni:

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit otot
  • Bersin
  • Suhu meningkat (flu dapat menyebabkan suhu 38 derajat Celcius atau lebih)
  • Tekanan di telinga dan wajah
  • Anda Kesulitan tidur

Baca juga: Terakhir daftar, lelang mobil dinas Innova & Honda CRV di Jakarta Rp 40-an juta

Gejala corona biasanya disertai dengan:

  • Temperatur tinggi
  • Batuk baru yang terus menerus
  • Kehilangan atau perubahan pada indera penciuman atau perasa



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pompeo Serukan Vatikan Pertimbangkan Kembali Kesepakatan Uskup dengan Beijing

Kam Okt 1 , 2020
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertemu dengan sejumlah pejabat di Roma sekaligus menyoroti penderitaan beberapa kelompok agama yang teraniaya di China dan meminta Vatikan untuk kembali mempertimbangkan pembaharuan kesepakatannya dengan Beijing. “Tidak ada penyerangan kebebasan beragama yang melebihi dari China saat ini,” kata Pompeo. “Juga, tentu saja, umat Katolik (di China) tidak lepas dari gelombang penindasan tersebut.” Pernyataan menteri luar negeri AS itu disampaikan ketika Vatikan dan China sedang […]