Indonesia: Kapal selam Indonesia yang hilang memiliki cukup oksigen untuk awak hingga Sabtu, kata Angkatan Laut


Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf TNI AL, mengatakan kapal selam tersebut memiliki oksigen yang cukup untuk 72 jam, berdasarkan perhitungan saat kehilangan kontak kapal saat latihan militer pada Rabu.

KRI Nanggala-402 buatan Jerman meminta izin untuk menyelam, atau menenggelamkan, pada pukul 3 pagi waktu setempat Rabu sebelum kehilangan kontak, kata pihak berwenang. Margono mengatakan kapal selam itu baru saja menembakkan dua torpedo – satu dengan amunisi sungguhan dan satu lagi dengan hulu ledak latihan – sebagai bagian dari latihan di Selat Bali, hamparan perairan antara pulau Jawa dan Bali yang terhubung ke Samudera Hindia. dan Laut Bali.

Menjawab pertanyaan mengenai kondisi kapal selam sebelum mengikuti simulasi perang, Margono mengatakan KRI Nanggala-402 beserta seluruh awaknya sudah dipersiapkan dengan baik. Terakhir merapat untuk pemeliharaan pada 2020 di Surabaya, kota pelabuhan di pulau Jawa, katanya.

Militer mencurigai bahwa tumpahan minyak yang terlihat dalam pengawasan udara di dekat titik penyelaman pada hari Rabu berasal dari pesawat itu. Margono mengatakan Angkatan Laut juga menemukan satu objek di kedalaman 50-100 meter (sekitar 164-328 kaki) yang bersifat magnetis, yang berarti kemungkinan berasal dari kapal selam.

Margono mengatakan ada dua kemungkinan untuk menjelaskan tumpahan minyak yang terlihat di permukaan: tangki kapal selam bisa bocor karena menyelam terlalu dalam, atau kapal selam melepaskan cairan ke atas kapal dalam upaya naik ke permukaan.

Juru bicara Angkatan Laut Indonesia Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan bahwa kapal selam tersebut memiliki kemampuan menyelam hingga 500 meter (sekitar 1.640 kaki) di bawah permukaan laut, tetapi pihak berwenang memperkirakan kapal tersebut berada 100-200 meter di bawah kedalaman itu.

Dua kapal yang dilengkapi side-scan sonar, alat yang digunakan untuk memetakan dasar laut, mulai melakukan pencarian di kawasan itu pada Rabu, kata Kementerian Pertahanan, sementara kapal perang Rigel yang dilengkapi dengan sonar canggih yang secara tepat dapat mendeteksi posisi kapal sedang dalam perjalanan dari Jakarta. menurut Widjojono.

Pihak berwenang mengulurkan harapan kru selamat tetapi mengakui situasinya bisa berakibat fatal pada kedalaman itu.

Mari kita doakan agar mereka bisa selamat, kata Widjojono kepada media setempat, Rabu.

Kantor Penghubung Pelarian dan Penyelamatan Kapal Selam Internasional (ISMERLO), sebuah organisasi yang memfasilitasi tanggapan internasional untuk kapal selam yang tertekan, juga memberikan bantuan, kata Kementerian Pertahanan.

KRI Nanggala-402 seberat 1.395 ton dibangun pada tahun 1977 oleh perusahaan galangan kapal Jerman Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW) dan bergabung dengan jajaran Angkatan Laut Indonesia pada tahun 1981, menurut pernyataan kementerian.

Kapal selam tersebut menjalani perbaikan selama dua tahun di Korea Selatan yang selesai pada tahun 2012, menurut sekretariat kabinet Indonesia.

Dulu, Indonesia mengoperasikan armada 12 kapal selam yang dibeli dari Uni Soviet untuk berpatroli di perairan nusantara yang luas. Tapi sekarang hanya memiliki lima armada, termasuk dua kapal selam Type 209 buatan Jerman dan tiga kapal Korea Selatan yang lebih baru.

Indonesia telah berupaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya, tetapi beberapa peralatannya yang masih dalam pelayanan sudah tua dan telah terjadi kecelakaan mematikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya yang melibatkan pesawat angkut militer yang sudah tua.

Kara Fox dari CNN berkontribusi untuk laporan ini.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gambaran Utuh Perkosaan Tigray Baru Bisa Diketahui Beberapa Bulan Lagi 

Kam Apr 22 , 2021
Seorang pejabat senior Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan kemungkinan perlu berbulan-bulan sebelum gambaran utuh dan besarnya kekejaman terhadap perempuan dan anak perempuan di wilayah Tigray Ethiopia bisa diketahui, karena lebih banyak laporan kekerasan seksual terungkap dari zona konflik itu. “Kesaksian dari beberapa korban perkosaan mengungkapkan perang brutal dan keji dilakukan terhadap tubuh perempuan dan anak perempuan,” kata Pramila Patten, perwakilan khusus PBB untuk Kekerasan Seksual dalam Konflik selama diskusi tentang Tigray […]