India Catat 61.800 Kasus Corona Baru, 1.033 Kematian



India mencatatkan 61.871 kasus corona baru yang terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir, meningkatkan total kasus di negara tersebut menjadi sekitar 7,5 juta.

Associated Press mengutip Kementerian Kesehatan India, Minggu (18/10), juga melaporkan adanya 1.033 kematian baru, menjadikan jumlah kematian total menjadi 114.031.

India mengalami tren penurunan kasus virus corona baru, tetapi kematian terkait virus melonjak setelah mencatat angka harian terendah 680 dalam hampir tiga bulan pada hari Jumat (17/10).

Beberapa pakar meragukan angka kasus virus corona di India karena buruknya sistem pelaporan dan infrastruktur kesehatan negara itu yang dianggap tidak memadai. India juga sangat bergantung pada tes antigen, yang lebih cepat tetapi kurang akurat dibandingkan tes PCR tradisional.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan tentang potensi penyebaran virus selama musim festival keagamaan yang dimulai pada akhir bulan ini. New Delhi juga bersiap menghadapi tingkat polusi udara yang tinggi, membuat masalah virus corona diperkirakan lebih rumit dalam beberapa bulan mendatang.

Perdana Menteri Narendra Modi meminta para pejabat untuk mempersiapkan jaringan distribusi pengiriman vaksin di sepanjang jalur pemilihan, yang melibatkan semua tingkat pemerintahan dan kelompok masyarakat.

Menurut pejabat India, negara tersebut sedang mengembangkan tiga vaksin dalam tahap lanjutan. [ah]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Arab Saudi Izinkan Warganya Salat di Masjidil Haram

Ming Okt 18 , 2020
Arab Saudi, Minggu (18/10), mengizinkan warga dan penduduk tetapnya untuk mengerjakan salat di salah satu situs religius paling suci dalam Islam, Masjidil Haram di Mekah. Hal ini adalah untuk pertama kalinya sejak tujuh bulan terakhir. Reuters, mengutip televisi pemerintah, melaporkan pada awal bulan ini Arab Saudi mengizinkan warganya untuk menunaikan ibadah umrah di Mekah dan Madinah, setelah jeda tujuh bulan karena masalah virus corona. [ah] Source link