HPN 2021 Bersama TNI AL Gaul Dalam Protoler Kesehatan

  • Bagikan


“Empati di tengah pandemi Covid, sinergitas TNI AL dengan Insan Pers Nasional,” ujar Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono saat “kopi darat” dengan pengurus Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI).

Julius yang punya latar belakang personel TNI AL ini memang orang lama di Dinas Penerangan TNI AL.

Dalam meningkatkan profesionalisme prajurit, jubir TNI AL ini mengakui instansi TNI AL telah maju dan berkembang dalam pola pikir modern dan akan gandeng jurnalis dalam setiap program kerjanya.

Orang yang melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Sementara itu, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan tugas pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut; melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

TNI AL dalam menjalankan tugasnya sesuai amanah UU perlu diketahui publik atau rakyat. TNI AL merupakan salah satu pengguna Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dimana sumber dana APBN berasal dari pajak rakyat.

Rakyat wajib tahu kinerja TNI AL dalam melaksanakan tugasnya yakni Operasi Militer Perang (OMP) atau Operasi Militer Selain Perang (OMSP) atas penggunaan APBN.

Publik atau rakyat dapat melihat kinerja TNI AL dengan jelas, cepat dan tranparan melalui pers (media cetak, elektronik, media internet dan lain-lain).

“Sinergitas TNI AL dan Pers merupakan sebuah kebutuhan dan bersifat mutual atau saling menguntungkan,” tutur Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, pria yang suka berkebun dan berburu di samping menikmati alam bawah laut.

Julius menyebut pers butuh data akurat yang menghubungkan masyarakat. Sementara sisi TNI AL keuntungannya kinerja TNI AL terpublikasi dan diketahui publik sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan APBN, ”tuturnya.

Mengutip pernyataan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM, terasa betul beliau memahami peran pers dalam negara demokrasi.

Sebagai pemimpin TNI AL akan selalu terbuka dengan pers dengan selalu menjalin hubungan komunikatif.

Julius menyebut Kasal tentara yang punya empati, ini yang ditularkan ke segenap insan TNI AL agar menyelamatkan bangsa dan negara, dengan sinergi bahu membahu untuk meningkatkan rasa empati masyarakat terhadap sesama.

Di masa pandemi ini, TNI AL terus dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Hubungan mutualisme antara TNI AL dan pers, antara lain juga pers menyingkap hal yang diminati publik. Tak hanya personel, tapi silahkan “mengulik” keberadaan teknologi Alutsista (Kapal perang, pesawat udara dan kendaraan tempur marinir) yang selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi.

Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2021, Julius mengajukan tantangan atau menantang rekan-rekan media meliput kehidupan pulau-pulau terpencil, yang dekat perbatasan bangsa kita. Di sana bisa digambarkan sisi-sisi humanisme, bahwa kita banggsa dan bersyukur menjadi bangsa Indonesia.

“Tularkan kabar baik, kemudian sebarkan hal-hal yang positif, karena hati yang gembira adalah obat,” ujar Julius Widjojono, jenderal bintang satu yang kerap menjadi motivator (pelatih) ini.

Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono saat “kopi darat” dengan pengurus Asosiasi Media Digital Indonesia.



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *