HOPE Consulting Adakan Webinar Series, Kemerdekaan Financial Mitos atau Fakta?

  • Bagikan
banner 468x60


JAKARTA – Jika ada sebuah konsep yang membuat seseorang semakin berbelanja semakin sejahtera, hal ini sangat berbanding terbalik dengan istilah “Hemat Pangkal Kaya”, namun hal ini sudah banyak dilakukan oleh orang-orang yang tergabung dalam komunitas HOPEng (dalam bahasa Hokkien berarti Sahabat Baik).

banner 336x280

HOPEng adalah sebutan untuk orang-orang yang tergabung dalam komunitas Hope Consulting yang memiliki tujuan sama agar semakin banyak orang Indonesia bijak dalam mengelola uang.

Dalam website seminar (webinar) yang diadakan HOPE Consulting pada Minggu, 22 Agustus 2021 dengan tema “Kemerdekaan Financial Mitos atau Fakta?” lebih menekankan kepada kehidupan seseorang yang sejahtera dimasa tuanya. Webinar ini menghadirkan seorang Qualified Financial Educator Professional Yohannes Harjono Saputro. QFE®. CFP®. QWP®. AEPP®. AWP dipandu moderator dr. Anita Jamin dan host P. Sharon Ekasinta AWP.

dokter Anita Jamin yang sudah merasakan manfaat bergabung di komunitas HOPEng bercerita jika dirinya pernah ditawarkan bisnis bodong, namun dikarenakan sudah belajar dari HOPE Consulting, dia lebih memahami antara bisnis tipu-tipu dengan bisnis sesungguhnya, hingga dokter Anita tidak tertarik dengan bisnis yang ditawarkan orang lain walau di iming-imingi hasil yang menggiurkan.

Yohannes mengatakan, ada empat macam sumber pemasukan diantaranya double (aktif dan pasif), triple (harian, bulanan dan tahunan), plus (hadiah, warisan dan undian), project (dibayar berdasarkan project yang ada).

Pria ramah dan murah senyum ini sering mengisi seminar baik online maupun offline, Dia mengajak masyarakat untuk bijak mengelola uang di masa pandemi, mengenal tujuan keuangan di masa mendatang, mengerti tiga instrumen keuangan yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan dan memahami proses distribusi kekayaan agar jatuh kepada orang-orang yang di cintai dengan cara mudah dan menyenangkan.

Dalam perencanaan keuangan selalu berbicara mengenai “KEAMANAN” barulah “KENYAMANAN” dalam keuangan hingga memiliki seni mendistribusi kekayaan, “jadi sederhananya adalah kita berDAYA terlebih dulu, barulah berGAYA, jangan kebanyakan gaya nanti begitu kena resiko kehidupan tidak daya”, ujar Yohannes.

Baginya merdeka financial artinya tidak takut dengan tanggal tua dan hari tua. Merdeka financial adalah kondisi seseorang yang tidak tersandera oleh hal-hal yang perlu dicapai. Jika seseorang berpenghasilan namun merasa penghasilannya selalu kurang maka sesunguhnya belum merdeka secara financial.

Selain itu, kemerdekaan financial bisa diartikan dengan bebas dari hutang, mempunyai likuiditas yang cukup, memastikan perlindungan financial yang baik, tetap berpenghasilan yang memadai, anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik, memiliki rumah yang nyaman, menikmati hari tua bersama keluarga dan sahabat serta menyediakan warisan dengan baik.

Webinar ini dihadiri oleh 184 peserta dari seluruh Indonesia, bahkan ada peserta yang dari Melbourne-Australia dan Dili-Timor Leste, menariknya materi yang disampaikan membuat banyaknya sesi tanya jawab hingga acara berakhir.

Berbagai tanggapan positif datang dari peserta webinar yang dikirim melalui Instagram @yohannessaputro diantaranya dari @rahayusi28 yang menyatakan biasanya dari beberapa webinar yang dia ikuti terkesan monoton dan minim partisipan, namun di webinar kali ini sepertinya semua peserta berlomba untuk mencari ilmu yang sangat bermanfaat.

Hal senada juga datang dari @rani_cubicle yang merasakan manfaat dari mengikuti acara ini dan dari peserta @smartdanic yang mendapatkan ilmu mengenai pengelolaan pengeluaran keuangan agar dapat mencapai tujuan yang sejahtera, membagi pengeluaran untuk perpuluhan, investasi, hutang, tabungan, pengeluaran untuk aset dan kebutuhan.

Yohannes juga membuka peluang untuk konsultasi secara private diluar acara, diakhir sesi disediakan beberapa door prize menarik seperti saldo OVO senilai Rp 450.000,- dan emas batangan untuk 2 orang pemenang.

Berikutnya, HOPE Consulting akan mengadakan webinar dengan tema “Smart Spending to be Prosperity” pada tanggal 4 September 2021 mulai pukul 14.00 WIB yang akan mengupas bagaimana jika seseorang semakin berbelanja, maka kehidupannya semakin sejahtera. Acara ini terbuka untuk umum secara gratis dan tersedia beberapa door prize menarik, untuk hadir di webinar tesebut dapat mengakses Instagram @yohannessaputro.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan