Hari Pers Dunia – MATRA


Hari ini disebut Hari Kebebasan Pers Internasional. Setiap 3 Mei, seakan merupakan momentum bagi seluruh pers di dunia untuk bersatu.

World Press Freedom Day (WPFD) ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Berdasarkan Universal Declaration of Human Rights 1948 pasal 19, hari pers bertujuan untuk menghormati kebebasan berekspresi dan mengingatkan pemerintah atas hak pers.

Benang merahnya adalah kebebasan media, pluralisme, dan independensi media.

Seperti kita ingat, kebebasan pers di Indonesia sendiri dimulai setelah runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998 dan munculnya pasal 28F UUD 1945.

UU itu melalui amandemen kedua, yang menyatakan “Setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.”

Di situ disebutkan juga, “Serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan mengungkapkan segala jenis saluran  yang tersedia.”

Undang-Undang tentang Pers juga memberi sanksi kepada mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Aturan tersebut dimuat dalam Pasal 18 Undang-Undang tentang Pers.

Adapun UU itu berbunyi, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.”

Undang-Undang sebagai aturan tertinggi telah menjamin kebebasan pers.

Pers yang harus bisa selalu menyampaikan informasi dan kebenaran kepada publik, di tengah maraknya isu hoaks yang terus beredar.

Hari Pers Dunia
Pengurus AMDI di Hari Pers Dunia, buka masker hanya dalam pose



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Larangan Mudik Lebaran; Jakarta Jabodetabek Menghapus Persyaratan SIKM

Sen Mei 3 , 2021
TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo membenarkan bahwa masyarakat di Jabodetabek atau Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperbolehkan untuk bepergian di daerah tersebut tanpa izin keluar masuk atau SIKM seperti tahun lalu selama pelarangan Mudik lebaran atau secara lokal dikenal sebagai mudik. “Di kawasan aglomerasi, SIKM tidak diperlukan,” kata Syafrin di Balaikota Jakarta, Senin 19 April 2021. Dengan kebijakan ini, masyarakat di Jabodetabek tetap bisa […]